Forbidden Lover
Dan lebih kesal lagi setelah tahu apa yang dikerjakannya selama lebih dari 12 jam sehari.
"Ini!" Kukeluarkan lembaran seratus ribuan dari dompetku. Hanya kusisakan selembar saja untuk naik bus, "Aku tidak memerlukakannya," kataku. Julian, aku tidak pernah menganggapnya lebih penting dari barang-barang bermerk yang kupunya sebelumnya. Tapi, selama belasan tahun aku hidup, tentu aku mengerti ketulusan tidak bisa kudapatkan dengan uang. Ayah pun sepertinya mengerti itu. Julian, menunjukkan ketulusannya lewat keringat yang bercucuran dan diamnya yang penuh pengertian. Untuk sejenak dia membuatku merasa berarti. Dan Julian, menjadi lebih penting dari apa pun yang berada di duniaku sekarang....]
Hot Chapters