Malam Pertama yang Tertunda
“Nggak usah macam-macam, deh, Bu. Mungkin, Aa memang belum sepenuhnya nerima keadaan Neng. Tapi, bukan dengan cara seperti itu untuk membuatnya luluh dan jatuh cinta. Doa, dan tentu saja ikhtiar dengan cara yang halal. Sabar, misalnya.”
“Kelamaan! Kamu jangan mengalang-ngalangi usaha ibu, dong. Lagian, kenapa bisa luntur, sih, pelet pertama?” Laksmi menangkup mulut. Sadar dengan apa yang baru saja ia katakan.
“Apa, Bu? pelet pertama?”
Hot Chapters