KINASIH
Wanita yang dulu menderita, selalu dihina karena momongan, kini hidup berkecukupan dan dikelilingi oleh orang-orang berhati mulia.
"Nggak ada yang kebetulan, Tik. Semua ada masanya, semua ada porsinya. Tinggal bagaimana cara kita menghadapi semua itu, apakah tetap bersyukur atau justru lupa akan Sang pemberi Nikmat itu sendiri," balas Asih sembari mempersilakan tamunya untuk minum dan bersikap santai.
Tika juga menanyakan tentang bisnis yang Asih jalankan. Mereka saling bertukar cerita, sembari sesekali menatap anak-anaknya yang tertawa riang bersama nek Ijah dan seorang pelayan.
ตอนยอดนิยม