Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

Jerat Obsesi Ayah Tiri Lumpuh

"Bosman itu kan sudah 'puasa mutih' bertahun-tahun sejak kecelakaan itu. Ibarat beruang kutub yang sedang hibernasi. Nah, malam ini, dengan pakaian renang dengan tali seukuran mie yang kamu siapkan tadi... kira-kira apa yang terjadi di villa sekarang?" Mogi menoleh pelan, menatap Kiko dengan wajah tanpa dosa. "Gempa bumi lokal." Tawa Kiko langsung meledak hingga ia tersedak minumannya sendiri. "Uhuk! Hahaha! Sialan, kamu benar! Aku yakin Bosman kita sedang kesurupan reog sekarang. Nona Chloe yang malang... pasti badannya sudah remuk redam jadi bubur ayam."
1042.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as kok sepi
Read
+Library
Dinikahi Berondong Kaya

Dinikahi Berondong Kaya

"Koko juga baik. Kapan kamu pulangnya? Kenapa nggak ngabarin Koko kalau kamu udah sampai di Indo? Kan, kalau kamu ngabarin dulu, Koko bisa nyuruh orang buat jemput kamu di bandara." Sean mendengus lelah. Ya, Tuhan. Kokonya benar-benar berlebihan. Riki yang melihat hal tersebut pun hanya mampu menutup mulutnya menahan tawa membuat yang ditertawai melotot tajam sambil memberikan bahasa isyarat. 'Diem, lo!' "Sean baru kemarin, kok, Ko pulang ke Indonesianya. Semalem Sean nginep di rumahnya Riki karena Sean nggak mau Oma heboh kalau sampai tahu Sean udah pulang ke Indo."
1040.7K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as kok sepi
Read
+Library
SETELAH KAU PERGI

SETELAH KAU PERGI

Segala keindahan alam dan keelokan budayanya menghadirkan sisi indah dan romantis dari kota yang berjuluk Paris Van Java ini. Sudah seminggu Hellena tidak masuk kerja. Meja tempatnya duduk nampak lengang. Tak ada lagi wajah teduh dengan senyum lembutnya yang dengan sopan memberikan laporan atau sekedar mengingatkan jadwal pentingnya. Seperti kata Abizar, Hellena akan resign bekerja. Aksara menatap meja yang kosong dan ruangan yang rasanya begitu sepi.
1040.7K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as kok sepi
Read
+Library
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

*** Gadis dan Mesya akhirnya memutuskan untuk menghabiskan hari Minggu dengan hangout bareng ke Kobe. Kobe adalah ibukota dari prefektur Hyogo. Kobe juga merupakan kota pelabuhan modern dan salah satu yang terbesar di Jepang. Keduanya menikmati kota Kobe dengan mengunjungi Rokko International Music Box Museum. Wisata museum unik yang membuat Gadis dan Mesya mengenal lebih dalam sejarah musik melalui berbagai artefak alat musik kuno dan juga pertunjukkan musik yang menarik. Setelah itu mereka pergi ke Taman Herbal Nunobiki, untuk melihat berbagai jenis tanaman termasuk ragam bunga musiman yang bermekaran mulai dari mawar, lavender, hingga bunga tulip dan hal yang lebih seru lagi adalah keinda
1073.8K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as kok sepi
Read
+Library
Mutiara Untuk Abang

Mutiara Untuk Abang

Kita nggak boleh lama-lama di sini. "Ngopo? Enek opo? Wong-wong do nandi? Kok sepi?" Tanya Bagus dengan dahi mengkerut. Ia penasaran sekaligus cemas bahwa sesuatu pasti telah terjadi. (Kenapa? Ada apa? Semua orang pada kemana? Kok sepi?) "Ge ndang!" Bentaknya. (Cepetan!)
104.0K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as kok sepi
Read
+Library
Kali Kesembilan Dia Pergi

Kali Kesembilan Dia Pergi

] Itu adalah hadiah ulang tahun pernikahan kami, sebuah desain yang kucurahkan waktu tiga bulan untuk menyempurnakannya. Yang ada di tangannya hanyalah korek api plastik murah. Merek buatan Julisa. "Mana korek apimu?" tanyaku. Tangan Raka terhenti. "Korek api yang mana?" "Yang kuberikan padamu. Yang ada ukirannya." "Oh, yang itu," katanya sambil menatap keluar jendela, menghindari mataku. "Aku …. Sepertinya hilang. Mungkin saat di mal beberapa hari yang lalu."
5.1K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as kok sepi
Read
+Library
Ifat

Ifat

“Terus yang empat di kanan sana.., Gatok Kaca, Avenger, Spiderman, Betekok. Terus, mmm, yang di situ dulu deh.., Dokuritsu, Amor, Sakai..,” Kassandra menyebutkan semua nama-nama ikan koi penghuni kolam. Setelah selesai, baiklah, sekarang aku akan menguji dirinya. Aku menunjuk seekor ikan yang ketika dia menyebutkan namanya tadi, telah aku ingat baik-baik di dalam kepalaku. “Kalau yang itu tadi namanya apa, Kas?” Aku menunjuk ikan berwarna orange dengan motif hitam yang sedang berenang sedikit ke kiri.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 185 Times as kok sepi
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
Mahar Sepuluh Ribu

Mahar Sepuluh Ribu

Piring kotor mengeluarkan bau yang tidak sedap mengingat mereka membeli makanan seafood di salah satu restoran siap saji, yang lebih menjijikkan terdapat kecoa dan semut di sana. Dimas mengurungkan niatnya untuk mengambil air minum ia memilih untuk membuka lemari pendingin mencari stok makanan yang tersimpan di sana. "Apa mereka sulit mengerjakan semua ini?" gumam Dimas, menggelengkan kepala melihat isi kulkas yang menyeramkan dari film horor yang ia tonton.
1011.3K viewsCompletedAdded to Library 441 Times as kok sepi
Read
+Library
DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

Los Angeles, California – Pukul 14.30 sore, seminggu setelah kabar kedatangan Nordiska Jewels Lobi utama gedung Aquello Properties kini dipenuhi dengan suasana yang hangat dan ramai. Di sudut kanan lobi, sebuah area tamu dengan sofa kulit cokelat dan meja kayu besar menjadi tempat berkumpulnya beberapa orang penting.
856 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as kok sepi
Read
+Library
Tante-tante Kesepian

Tante-tante Kesepian

Aku melirik ke arah belakangnya, tetapi ibu angkat tidak berdiri di luar pintu. “Bocah nakal, apa yang kamu lihat?” Bibi Debby tersenyum manis. Tangannya menutup pintu di belakangnya. Kemudian, dia duduk di tepi tempat tidur dengan sangat santainya. Kedua kaki jenjangnya yang putih mulus dan menggoda saling bersilangan. Sambil menatapku dengan senyum yang sulit diartikan, Bibi Debby pun bertanya padaku, “Sudah selarut ini belum tidur juga, apa kamu merasa kesepian malam ini sampai nggak bisa tidur?"
13.0K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as kok sepi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status