Cinta Sejati Suamiku
sela Bu RT sambil tersenyum.
"Untung malam ini gak ada tahlilan almarhuma Mbak Hanin ya, kalau tidak, pasti akan sangat heboh suasananya. Masih tahlilan istri, rangkap acara menikahkan suaminya," sindir Mbak. Vania, tetangga samping rumahku yang tadinya sangat dekat dengan Hanin. Aku. Hanya bisa menghela napas, tanpa ingin membalas komentar pedas dari nitijen, karena memang di sini, akulah yang paling bersalah.
"Pak Gusti, kue di atas meja juga untuk tamu ya?" tanya Bu RT yang sedang ada di dapur.
Sikat na Kabanata