Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Istri Pilihan Ibumu

Bukan Istri Pilihan Ibumu

“Maaf, Pak. Daripada ribut, kenapa Anda tidak ajak saja pacar Anda untuk duduk di kursi itu sama-sama. Ya, mungkin memang akan sedikit sempit karena berhimpitan di atas satu kursi. Tapi keromantisannya akan lebih terasa,” usul kernet bus sambil bersiul dan menaik-turunkan alisnya pada Andra dan Alana. Sementara Andra dan Alana saling pandang satu sama lain.
5.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

perintah Ketua Dewan. Dua prajurit berzirah perak maju, menggeser sebuah kursi tua dari sisi aula. Kursi itu sederhana bentuknya, tapi ukirannya penuh simbol kuno. Kayu gelapnya memancarkan aura aneh, seolah menyimpan gema emosi masa lalu. Risa terperanjat. “Itu... Kursi Resonansi.”
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
The Caliph

The Caliph

Baginya ini lebih mirip seperti ruangan hotel bintang lima. Mereka berjalan dan menduduki tempat di mana kursi-kursi sudah ditandai. Kursi bernama masing-masing, termasuk milik Rais, adalah kursi empuk yang sangat mewah. Beberapa orang menyambut mereka. Ayah Rais memberikan instruksi kepada beberapa orang yang tidak dapat didengar Rais.
9.75.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Bersih tanpa tumpukan dokumen. Kursi Bram. Pria itu sudah dinonaktifkan secara resmi. Belum ada pengganti yang berani menempati ruangannya. Kekosongan itu seperti monumen pengingat. Pengingat nyata bahwa pengkhianatan bisa datang dari jarak yang sangat dekat. Aku membuang muka. Mempercepat langkah menuju ruanganku sendiri. Menutup pintu rapat-rapat hingga bunyi klik terdengar.
9.468.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
REKENING RAHASIAKU

REKENING RAHASIAKU

Kursi kosong di lingkaran meja besar ini hanya tersisa dua. Untuk itu yang duduk hanya aku dan mas Dodi. Boni dan Meta berdiri sambil merekam kejadian. Mereka juga tengah siaga untuk mengantisipasi sesuatu yang tak diinginkan.
9.211.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

Sakral. “Bing’er,” bisiknya dalam transmisi spiritual, “menurutmu kenapa kursi Ketua Sekte kosong ya?” Xu Ming berdiri diam di tepi pelataran utama, memandangi lima kursi besar yang berjajar di atas panggung batu di depan Aula Utama Sekte. Empat di antaranya terisi oleh para tetua puncak, tetapi kursi kelima yang berada di tengah, sedikit lebih tinggi dari yang lain kosong, sunyi, dan nyaris memancarkan tekanan karena kehampaannya.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Sebentuk Hati untuk Jingga

Sebentuk Hati untuk Jingga

Ada beberapa kursi kosong tetapi tidak dalam satu meja. "Atau mau dibungkus aja?" Bu Setyowati yang pada dasarnya tidak suka ribet menyarankan solusi paling simple yang terpikir olehnya. "Mari, Buk, Pak, Mbak Mbak silahkan, kami punya tempat khusus yang batal dibooking untuk hari ini. Barangkali berkenan boleh dipakai dahulu." Tiba-tiba sebuah suara mengagetkan mereka. Pak Suhariadi saling menoleh dengan istri dan anak-anaknya, kemudian mengangguk senang,
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Perjalanan Menuju Cinta

Perjalanan Menuju Cinta

Naraya mengambil tempat duduk baris kedua dari belakang. Dia simpan tasnya di kursi di sampingnya agar tidak ada yang duduk di sana mengingat jumlah mereka adalah lima belas orang ditambah seorang dosen dan orang dari Yayasan sedangkan jumlah kursi sebanyak tiga puluh dua jadi masih banyak kursi kosong selain di sampingnya. Naraya sedang ingin melamun sendiri. Pandangan Naraya diarahkan keluar jendela saat bus mulai melaju.
1028.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 679 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Dibayar Satu Miliar

Dibayar Satu Miliar

Aku beringsut menggeser kursi menjauh darinya. "Maaf, Anda tidak dengar dengan yang barusan saya katakan kalau--" "Kalau kursi ini sebenarnya tidak ada pemiliknya. Dari tadi kuperhatikan kursi ini masih kosong, dan tidak ada satu pun ada orang yang duduk di sini. Kamu pasti berbohong." Astaga, dia tahu. Apa dia memperhatikanku? "Maaf, aku hanya ingin duduk sendiri," sahutku jujur.
9.9249.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.7K kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Fated

Fated

Dia menutup pintu dan mengikutiku dari belakang. Ketika aku melihat ke dekat jendela, aku melihat dua kursi makan dan meja makan kecil di sana. Ada steak dan sampanye, dan ada juga mawar merah dan lilin di atas meja. Bosku kemudian berjalan mendekat dan menarik satu kursi ke belakang. “Silakan duduk,” katanya dengan suara lembut. “Terima kasih,” kataku dan duduk di kursi. Lalu dia duduk di kursi di seberangku.
109.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai kursi bos
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status