Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu

Kau Madu Aku Kuselingkuhi Dirimu

Sementara itu, Luna dan Dirga berjalan dengan langkah seirama mengarah ke taman rumah. Sebuah kursi yang berada di pinggir kolam ikan, menjadi tempat duduk untuk Luna dan Dirga. Taman itu dihiasi oleh rumput-rumput yang hijau, di kelilingi pohon cemara, dan perpaduan berbagai macam jenis bunga yang indah. Namun, kursi yang mereka tempati tepat berada di bawah rindangnya pohon beringin. Dirga membuka percakapan dengan kata-kata lembut, "Aku sangat merindukanmu."
9.913.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai kursi di taman
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Almeira. S
Maaf guys, othor gak update2 soalnya banyak banget kerjaan. Dan ada proyek baru, hehe. By the way, cerita ini sudah menuju tamat ya guys. :) Maaf, kalau ada kesalahan kata, typo, atau nggak bisa balas komenan readers satu persatu. Soalnya sih, gak bisa dibaca ya :(
Mala
Nih cowok, ampuh dh. bner2 bkin risih & jijik. gk ada abisnya bkin clara ngerasa annoying! smpe berasa kek mau nabok aja gw.. gk ngrti deh, duh, bner2 bkin emosi baca ceritanya, serius deh. udhlah, smoga akhir cerita dia dpt karma setimpal, jgan smpe endingnya sad!!!
Baca Semua Ulasan
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Bumi menunjuk bagian tengah halaman, "...meja-meja bundar, tidak banyak, tapi cukup, dikelilingi kursi dengan warna-warna netral, mungkin krem atau abu pucat." Rio mengangguk, menatap sketsa itu dengan saksama. “Aku suka. Jadi nggak semua tamu berdiri atau duduk di kursi panjang seperti pesta besar, ya?” “Benar,” lanjut Bumi. “Kita buat beberapa area duduk lainnya, di sudut-sudut taman. Ada yang hanya dua atau tiga kursi, seperti pojok-pojok percakapan. Nah, yang paling penting: kalian tidak akan hanya duduk di pelaminan.”
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
Gara-Gara Nikah di KUA

Gara-Gara Nikah di KUA

Terdengar teriakan wanita yang suaranya terasa tak asing di telinga Duta. Setelah membayar belanjaannya, Duta melangkah memasuki area taman yang di tepiannya terdapat banyak tenaman bunga juga pohon-pohon. Di kursi taman bagian pojok kanan, terlihat beberapa orang pria yang sedang mengerumuni seorang wanita dengan pakaian sexi. “Jangan jual mahallah!” “Di sini aja kita mainnya, ke Hotel ... mahal! Hahaha .... “
1037.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
Transmigration To Emerald Kingdom

Transmigration To Emerald Kingdom

Di taman, ada kursi besi berukir panjang dengan sandaran, dua buah ayunan dan kolam bunga teratai. Alistair meraih lengan Ivy dengan penuh kasih sayang ketika dia menyandarkan kepalanya di bahu kiri kekasihnya. "Suasana di sini sangat tenang dan nyaman, aku suka tempat-tempat seperti ini," ujar Ivy, dia tersenyum lebar. "Aku tahu kamu akan menyukai tempat ini, jadi aku mengajakmu jalan-jalan di sini. Apa kamu ingin duduk di ayunan atau di kursi?" tanya Alistair.
708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Sekretaris

Terjerat Pesona Sekretaris

Angin siang itu berembus lembut, menggerakkan dedaunan dan bunga-bunga yang mulai bermekaran, seolah ikut menyambut hari bahagia yang kian dekat. “Di area sini nanti akan dipasang kursi tamu,” jelas Jingga sambil menunjuk sisi taman yang paling luas. “Pelaminan kita letakkan menghadap kolam, jadi background-nya tetap hijau dan natural.”
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
Kusesali Usai Istriku Pergi

Kusesali Usai Istriku Pergi

Seperti yang kudengar dari kasak-kusuk beberapa orang. "Ma, bawa aku ke taman samping. Aku ingin menghirup udara segar di sana," ucap Sania. "Biar saya saja yang mendorong kursi rodanya, Tante." Aku menggantikan tante Muti mendorong kursi rodanya menuju taman kecil yang terletak di samping rumah. Ada meja dan bangku kayu di sana, juga sebuah ayunan yang sedikit berkarat dan berkarat. Mungkin tidak ada yang merawatnya atau mungkin jarang dipakai.
8.941.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

‘Huh? Siapa itu?’ Amisha menoleh ke sebelah kiri. Arah dari mana suara bernada lembut menyapanya. Tampak sebuah gazebo berbentuk unik berdiri anggun di sisi kiri fountain. Sebuah kursi taman dengan sandaran berbentuk ekor merak terentang indah, melengkapi keanggunan gazebo itu.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

DEKAPAN POSESIF PRIA DINGIN

“Itu ide yang bagus sekali. Aku juga merasa perlu sedikit menghirup udara segar setelah berada di dalam ruangan selama cukup lama.” Mereka berdiri dan berjalan keluar dari kantor menuju belakang gedung, tangan mereka tetap saling menggenggam erat. Taman kecil yang terawat dengan baik itu penuh dengan berbagai macam tanaman dan bunga yang indah, serta beberapa kursi kayu yang bisa digunakan untuk bersantai. Mereka memilih kursi yang berada di bawah pohon besar yang memberikan naungan yang sejuk.
856 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
Menantang Kasta

Menantang Kasta

Mereka hanya saling memandang penuh cinta membuat fotonya terlihat romantis dan terasa nyata. Kolam ikan di depan rumah diberi floating candle dan bunga putih. Area taman dipenuhi kursi kayu warna natural. Karpet-karpet besar dibentangkan—di dalam ruang televisi yang luasnya seperti aula Posyandu—agar ibu-ibu nyaman duduk saat pengajian. Di sudut lain ada meja panjang berisi snack. Bukan snack hotel. Tapi campuran dua dunia.
9.937.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kursi di taman
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
kartiwie yanie
seneng bgt kak er ada cerita tentang klan gunandhya semoga setelah ini ada cerita tentang zayn,narashima sama yg blm² deh soal ny suka bgt sama semua cerita nyaa luv banyak² buat kak erna aouthor tercinta
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Peraturan Pertama, Jangan Jatuh Cinta!

Peraturan Pertama, Jangan Jatuh Cinta!

Taman belakang sekolah SMA Budi Karya sudah sangat lama tidak dirawat, terlihat dari kursi yang sudah mulai rusak, beberapa pot bunga yang pecah dan tanaman yang sudah layu. Udara sore ini juga tidak terlalu panas, matahari sudah mulai turun. Olivia duduk sendirian di salah satu kursi panjang yang catnya sudah mengelupas. Ia meletakkan tas ranselnya di samping tubuh, lalu sesekali melirik jam tangan digital yang melingkar di pergelangan kirinya.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai kursi di taman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status