Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ruang Panas Bersama Guru Privat

Ruang Panas Bersama Guru Privat

Dia menunjuk kertas itu dengan ekspresi sangat tidak terhibur. Ia meletakkan kertas itu dengan sedikit hentakan kesal. Saat itulah ia menyadari sebuah kotak kecil yang tidak pernah ia lihat sebelumnya, diletakkan manis di tepi meja. Rasa penasaran mengalahkan kejengkelannya, Alexa membuka kotak itu. Di dalamnya, dua pena hitam berukiran namanya, 'Alexa'. Halus. Elegan.
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Married With Killer Teacher

Married With Killer Teacher

Nana menganggukkan kepala lesu seraya mengeluarkan pena di dalam tasnya dan membuka buku catatan. Aku mengeluarkan pena lalu meringkas materi yang di perintahkan dari Bu Nurhalimah pada kami. "Fa, boleh pinjam penamu?" tanya Elvi dari belakang. "Boleh," jawabku mengambil pena tinta dari kotak pensilku lalu memberikan pada Elvi. "Makasih," ucap Elvi mengambil pena dari tanganku. "Sama-sama," ucapku pada Elvi.
9.912.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Dan bibirnya bergerak tanpa suara, tapi kau bisa membaca kata-katanya di udara: "Apakah kamu yang memberi pena... atau yang mencurinya?" Dia mengulurkan tangannya, dan pena di saku bajumu mulai bergetar. Ia mencoba menariknya, tapi pena itu... menolak. 🗝 TEKA-TEKI DARI TOKOH YANG DILUPAKAN Ia berbisik, huruf-huruf mengalir dari mulutnya: “Aku adalah bayangan dari kata yang ditinggalkan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Sebatas Ibu Pengganti untuk Anak Presdir

Sebatas Ibu Pengganti untuk Anak Presdir

Helena menggelengkan kepalanya, “Tidak, itu asli. Ukiran tangan yang dibuat dengan hati-hati, ada beberapa sayatan bekas pembenahan yang dilakukan oleh Michelle Geborda langsung, bahasa Romawi itu, pena itu asli! Sudah ada beberapa yang coba membuat replikanya, tapi tidak ada yang bisa sempurna, atau persis. Pada tahun 1890, ada seorang sejarawan yang coba membuat replika, tapi keahliannya yang sudah diakui dunia bahkan hanya bisa mendapatkan kemiripan 40% saja.” Alexander tersenyum tipis, ‘Si bodoh itu cukup pintar rupanya.’ batinnya. Kevin kembali memperhatikan pena tersebut, memang persis seperti yang Helena ucapkan. “Baiklah, rupanya ini adalah hadiah yang super langka,” ujar Kevin lalu
9.7154.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

“Dan aku… aku sudah hidup terlalu lama dalam dunia yang rusak. Kalau dunia baru harus dibuat… aku ingin kau hidup di dalamnya, bukan memikulnya.” Lira menatap keduanya. Lalu ia menatap Penulis Pertama. Suasana menegang. Tinta di udara berhenti. Cahaya redup. Dunia menahan napas. Penulis Pertama mengulurkan sebuah pena— bukan seperti pena cahaya yang ia gunakan sebelumnya. Ini pena hitam kuno, dihias huruf-huruf yang bergerak di ukirannya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta Pemain Wanita

Obsesi Cinta Pemain Wanita

“Sudah larut malam.” “Apa ini?” tanya Devanda ketika melihat sebuah kotak persegi panjang yang Andriyan letakkan di atas mejanya. “Hadiahmu. Aku lihat akhir-akhir ini kamu sering menulis. Kamu menyukainya?” Devanda mengeluarkan pena itu dari wadahnya. Di bagian luar pena terdapat ukiran nama bertuliskan ‘Devanda Prakarsastra’. Ini pena yang cantik, perempuan mana pun pasti akan suka.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Bayangan Darah Sang Putra Buangan

Ia membiarkan pikirannya terhubung dengan pena perak, menyelami memori-memori terlarang yang tersimpan di dalam alat penciptaan tersebut. Tiba-tiba, mata Kael terbuka, memancarkan cahaya ungu yang begitu pekat hingga mampu menelan bayangan. "Hukum nol, penghapusan massal karakter figuran!" Ia menggerakkan pena perak itu dalam gerakan melingkar yang anggun. Tinta perak yang keluar dari ujung pena tidak jatuh ke lantai, melainkan melayang dan membentuk ribuan simbol kuno yang berputar di sekeliling mereka.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

"Pena milik siapa ini?" tanya Ocin seraya mengambil pena yang tergeletak di meja belajarnya. Diamatinya baik-baik pena berwarna kuning keemasan dan hitam yang seimbang itu. Bentuk penanya pun agak antik dan berbeda dengan pena jaman sekarang. Yang lebih aneh lagi, Ocin tidak bisa membuka pena tersebut untuk mengetahui isinya masih atau belum.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Ketika Aku Menginginkan Ayah Sahabatku

Aku mengeluarkan satu lembar kertas itu dan meletakkannya tepat di tengah meja, lalu menyingkirkan papan tik laptopku ke samping. Selanjutnya, tanganku bergerak menuju wadah alat tulis kayu di sudut meja. Aku menarik sebuah pena tinta berbobot berat. Pena mahal dengan ujung logam tajam. Ada hal-hal yang menuntut sebuah bobot. Ada pesan yang menuntut tingkat keseriusan mutlak yang tidak bisa diwakili oleh layar piksel. Mengabari Raina tentang langkah baruku, sekaligus menanyakan perkembangan langkah barunya, tidak bisa dilakukan dengan ketikan cepat di atas keyboard.
9.472.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai kutipan pena
Baca
+Pustaka
Mengejar Mantan

Mengejar Mantan

Itu pena yang agak tua, dan ada bekas gigitan di ujung pena juga. Ini adalah pena yang dia berikan padanya untuk salah satu hari ulang tahunnya. Dia masih seorang siswa saat itu yang tidak punya banyak uang. Dia menabung selama beberapa bulan untuk membelikannya pena itu.
9.1765.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.7K kali sebagai kutipan pena
Tampilkan Ulasan (190)
Baca
+Pustaka
Cathalina
uda bab 744 emosi bacanyaaa kyk apaan bgt sih di ulang2 muncul cewenya uda mati muncul lg yg baru, uda di bab 744 muncul aja uda 3 cewe yg suka sm joshua, kapan joshua sm lunaaa bersama kalo salah paham mulu dehhhhhh
Ossy Lestari
sudah habis koin banyak tapi ceritanya salah paham terus udh sampe eps 700 langsung aku baca acak ternyata sampe eps terbarunya pun masih salah paham aja cape org baru, salah paham, ganti org baru lagi salah paham ah sudahlah cape jadi bosen
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status