Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah 17 Tahun

Setelah 17 Tahun

Dia tidak menyangka jika Laura akan bicara seperti itu. “Memang kenyataannya seperti itu. Dasar Kuti buku. Sepertinya kamu tidak punya teman. Pantas orang sepertimu tidak ada yang mau.”Laura melempar buku Lola.”Dengar semaunya. Kalian harus tahu dan ingat baik – baik wajah ini. Dia adalah kutu buku yang perlu kalian hindari. Dia sangat menyeramkan.”Laura menunjuk ke arah Lola dan langsung pergi sambil meyodok bahu Lola dengan keras. Semua orang yang menyaksikan hanya bisa berseru. HUHHHHH DASAR KUTU BUKU!!!!
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

"Bodohnya aku. Angin Pesut bukan sejenis kutu busuk, kutu keledai atau sebangsa kecoak kecil yang bisa menyembunyikan diri di setiap celah. Dia manusia yang memiliki tubuh luar biasa besar. Bobotnya saja delapan ratus kati. Mustahil dia bisa menyembunyikan tubuh sebesar itu dengan menyelinap di setiap celah. Kuakui dia mempunyai ilmu aneh yang bisa menjadikan tubuhnya membesar dan mengecil. Namun merubah diri hingga menjadi sebesar kutu tak bakal dia bisa lakukan! Apa yang telah terjadi dengannya?" Sang dara terdiam, kembali berpikir namun justru menimbulkan kebimbangan di lubuk hatinya. Selagi dilanda keraguan. Tiba-tiba saja diluar cekungan tebing Bukit Batu Kutuk terdengar suara menderu k
98.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Cinta Buta Pembawa Petaka

Cinta Buta Pembawa Petaka

"Sampai sekarang aku baru sadar kalau kepala manusia terbodoh yang ada di museum itu palsu, karena yang asli ada di kepalamu!" Untung saja ayah sangat jeli, tahu kalau bajingan seperti Ruben tidak akan pergi dengan mudah. Sepupu-sepupuku sedang menunggu di luar pintu dan aku berbicara dengan penuh percaya diri. "Nggak usah banyak omong kosong. Kemarikan uangnya dan cepat pergi dari sini!"
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Putri Pesantren

Kutukan Sang Putri Pesantren

Ia memang menyimpan dendam pada Halimah yang telah menghancurkan ponselnya, yang terjadi sebelum Clara datang ke pesantren. “Halimah, aku boleh pinjam kitab Safinatun Naja punyamu? Aku belum sempat beli.” Clara menghampiri Halimah usai salat Magrib berjemaah. Halimah menatap Clara sejenak, dan mengangguk. “Boleh, tapi kitab itu ada di kamarku yang ada di rumah, bukan di asrama. Kamu butuh banget sekarang?” tanyanya.
10987 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Kutukan Liontin

Kutukan Liontin

Aku harus berhati-hati,' batinnya, merinding membayangkan kengerian yang baru saja terjadi. Di dalam ruang kerja Cristiano yang luas, dihiasi perabot kayu mahoni dan rak buku tinggi, suasana terasa berat. Cristiano duduk tegak di balik mejanya, tatapannya tajam menembus Delico, bawahannya yang masih memucat.
721 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Kutukan Sang Alpha

Kutukan Sang Alpha

"Ya. Aku ... um ... membaca buku ini di rumah orangtuaku mengenai kutukan-kutukan tidak umum; yang tidak bisa dihentikan dengan kecupan maupun ikatan, dan jauh lebih kelam ... hanya saja, di buku itu tidak pernah benar-benar disebutkan cara untuk menghentikan kutukan tersebut." Katia meletakkan dokumen tersebut dan berkacak pinggang. "Yah, kurasa mungkin karena kutukan itu tidak umum. Sangat jarang hingga tidak pernah ada yang harus menghentikannya." Kemudian dia menatap Waverly dari atas ke bawah dengan curiga. "Tetapi, ya, kurasa kau bisa mengatakannya demikian. Kenapa?"
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Kesandung Cinta Si Ulat Buku

Kesandung Cinta Si Ulat Buku

Tak sedikit dari mereka yang langsung di dekati kakak kelas. Di kantin mata vania tertuju dengan cowok yang duduk sendirian. Saat matanya bertatapan cowok itu langsung pergi. Pov si cowok "Dia ngapain ngeliatin gue dari tadi, ganggu aja". Ia hanya mampu bergumam di dalam hati. Azkara memang gemar membaca buku, ia disekolah sebelumnya dijuluki si kutu buku.
454 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Iblis Suci

Iblis Suci

' gumam Shifuyi. Ini akan menghabiskan banyak waktu jika harus membaca semua buku yang disusun dalam satu rak itu. Shifuyi dan Cuming masih sangat serius membaca buku-buku itu. Sejatinya Cuming memanglah seorang kutu buku. Jadi, bagi Cuming ini memang sudah biasa. Berjam-jam membaca buku itu sudah makanan sehari-hari bagi Cuming. Namun, tidak bagi Shifuyi.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

"Alhamdulillah." Aku berada di depan rak putih yang dimaksud sekarang. Tanganku refleks meraih buku dengan sampul warna hijau pastel berjudul 'DAUN YANG TAK PERNAH LAYU' karya Bulan Berlian. Penasaran aku dengan isi bukunya lalu meminta izin untuk meminjam satu malam saja. Setelah puas melihat-lihat koleksi buku di taman baca ini, aku langsung menuju penginapan dan bersiap-siap ke masjid untuk shalat maghrib.
1010.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 300 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Dendam Kutukan Sang Penyihir

Dendam Kutukan Sang Penyihir

"Sini ikut aku." Winter berjalan mengitari perpustakaan, dia lalu ke ruangan paling pojok, menekan tombol ruangan dan terbuka. Ruangan rahasia yang menyimpan buku-buku sihir untuk penyihir tingkat satu. Buku itu berterbangan, tidak seperti buku di ruangan depan yang tertata rapi dalam rak. Heena baru tau ada ruangan seperti ini. Setiap buku itu dilapisi bubuk peri, jadi bisa terbang sendiri. "Ini dia bukunya," ucap Winter. Dia meraih buku bersampul merah, buku yang bisa menunjukkan peta dunia, Winter menujuk salah satu daerah.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai Kutu Buku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status