Tinta Merah Takdir yang Terhapus
Ia harus mencari lorong sepi untuk mengatur napas.
Saat ia membalikkan badan, berniat untuk melarikan diri, ia berhadapan dengan sepasang mata biru yang memancarkan cahaya naif.
"Lady Villon!" Suara itu lembut, manis, dan sedikit bergetar. Lady Lyra de Castillon, putri Count Castillon, berdiri di hadapannya, mengenakan gaun sutra peach yang mempertegas kepolosannya. Ini adalah perayaan pertamanya, dan Eleanora ingat betul Lyra di kehidupan pertamanya adalah gadis yang tulus dan mengagumi.
Bab Populer