OBSESI BARA
ujar Bara sembari memposisikan agar tetap nyaman.
Dan tepat akan masuk.
"Mas, jangan kenceng-kenceng ... "
"Ini belum masuk sayang, tenang ya?" Bara sedikit mencebik, namun tak ayal ia kembali melanjutkan hal yang sebelumnya gagal.
Hingga.
"Mas? Laila bakal baik-baik aja kan? Laila--- entah kenapa Laila jadi takut ...," liriknya dengan mata merem-melek.