Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Hanya ada satu sumber cahaya yang signifikan di ruangan ini: sebuah lampu meja antik, terbuat dari perunggu berat, berdiri di atas rak kecil di sebelah pintu. Aku berjalan ke lampu itu, mengambilnya. Lampu itu teras lebih berat dari yang seharusnya. Aku membaliknya. Di bagian bawahnya, terukir inisial: H.P. Hendrawan Prasetyo. Ayahku menyimpan lampu yang di buat oleh sahabat yang telah dibunuhnya. Sebuah pengakuan bersalah yang sinis. Aku memutar pangkal lampu yang itu perlahan. Klik. Aku merasakan getaran kecil di dinding.
550 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Pria Pengantar Makanan Itu Ternyata Tuan Muda

Karena tidak ada yang bisa mengendalikan dan memahami Leroy sebaik Ezra Mamahit. Lampu gantung antik dari besi tempa dengan desain yang rumit, menggantung di atas meja makan. Lampu ini memberikan cahaya hangat yang lembut, menciptakan suasana yang intim dan nyaman. Suasana hening pun pecah begitu Leroy berbicara. "Kakek, laporin tentang keluarga Donsu!"
9.533.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lampu megaman
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Zoya Dmitrovka
Welcome, Zoyaliciouz! Welcome to my 4th book on GoodNovel Indonesia! Seperti biasa, world building buku ini buatan sendiri. Karena memang basic-nya Zoya penulis fantasy. Ada dua buku pertama Zoya menggunakan dunia nyata. Klik saja profile Zoya! Btw, thank you for reading :⁠^⁠)
Kaisar Dewa
Izin promosi ya kak ... Hai, semua. Bila kalian berkenan silahkan baca buku saya. Judulnya “Sang Menantu Terkuat”. Nama pena Kaisar Dewa. Berkisah tentang seorang menantu dewa perang yang diselingkuhi dan diceraikan oleh istrinya di ulang tahun pernikahan mereka. Simak kisahnya…. Terimakasih bany
Baca Semua Ulasan
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

kata Chu Jianqiu kepada bocah berjubah biru di Menara Tertinggi Kekacauan dengan wajah muram. Mendengar itu, bocah berbaju hijau itu melirik Chu Jianqiu dengan jijik: "Dasar orang udik yang bodoh! Lampu Api Ilahi Sutra Biru ini adalah benda yang sangat langka dan menakjubkan. Bagaimana mungkin lampu ini dinyalakan hanya dengan secercah api aneh? Lampu ini membutuhkan benih api aneh." Chu Jianqiu berkata dengan curiga, "Jangan berani-beraninya kau mencoba menipuku, atau aku akan membuatmu menyesal."
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 818 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Pernikahan Paksa Sang Mafia

Pernikahan Paksa Sang Mafia

“Tentu. Bagian mana yang harus diberikan lampu??” “Paling bawah,” jawab Alea. “Yang belum kita rangkai sepenuhnya kemarin.” Damian mengangguk, dan mulai merakit lampu di bawahnya, ia merangkai dengan gerakan yang cekatan lalu menutupnya dengan sebuah kayu khusus. “Seperti ini?” tanyanya dengan menghidupkan saklar yang ada pada lampu. “Cantik,” guman Alea. “Seperti langit yang memancarkan bintang-bintang di malam hari.”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Sang Penakluk Dewa

Sang Penakluk Dewa

Dia menerima tugas untuk mengawasi, menjaga, melindungi, dan melaporkan semua yang dirinya temukan dari Kusha. Awalnya Lampar merasa senang karena dia juga sangat penasaran terhadap sosok Kusha. Tapi setelah mengetahui Kusha mampu bertarung dengan cara yang asing, bahkan tanpa menggunakan energi apa pun membuat Lampar menjadi ketakutan. Hal itu tentu sangat wajar karena tidak mungkin bocah berusia 7 tahun bisa bertarung melawan 12 pendekar tingkat 2 dengan sangat mudah seperti Lintang.
9.367.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Jangan Salahkan Aku Mencintainya

Jessica memeluk Kenzo lebih erat. “K-Kenz?” Sssttt “Tenang… ini cuma pemadaman listrik rutin. Lampu emergency bentar lagi nyala.” Dan benar saja, lampu emergency menyala, menimbulkan cahaya kuning pucat yang menggores sebagian ruangan. Namun belum sempat Kenzo melepaskan pelukannya dari Jessica, suara langkah terburu-buru terdengar dari pintu utama.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah Arjuna

Terjerat Gairah Arjuna

Bulat penuh, pancaran sinar itu pun membantu bohlam menerangi jalanan. Satu bangunan di belakang minimarket itu juga memerlukan penerang kala para penghuni singgah sejemang. Selain lampu panjang putih terang, ada pula neon-neon di sudut ruang. Dominan magenta dan tergeletak begitu saja. Benar-benar diabaikan sang empunya sebab enam lelaki di sana sibuk dengan ponsel masing-masing.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
TERPAKSA NIKAH SMA

TERPAKSA NIKAH SMA

Tepat di depan Mila yang sedang berdiri dengan senter gawai yang menyala di tangannya. Me [Maksud lo apaan? Gue kan nyuruh lu matiin tombol lampu?] Nakula Lumot [Lah iya uda gue matiin. Ini yg ada kabel biru, merah kuning itu kan?] Me [Sumpah gue gedeg banget sama lo. Itu namanya KWH meterrrr! Yang gue suruh itu matiin S A K E L A R!] Nakula Lumot
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Pembalasan Manis untuk Para Pengkhianat

Pembalasan Manis untuk Para Pengkhianat

mama . *** Tungkai melemah saat memasuki ruangan yang sedikit temaram. Temaram karena lampu yang diperuntukan sebagai pencahayaan hanya hidup di beberapa titik saja. Di sudut lain, dua buah lampu seperti enggan untuk dipergunakan lagi, terkadang menyala sesaat kemudian mati lalu menyala dan mati kembali. Itu terjadi secara berulang. Meskipun begitu, netraku masih dapat memindai seluruh isi di dalamnya.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Suamiku Bukan yang Kukira

Suamiku Bukan yang Kukira

Kebenaran. Semua mengambang, saling bertabrakan hingga menimbulkan percikan cahaya. “Kau paham sekarang?” suara hologram bertanya. “Magnolia bukan mesin. Ia hanyalah ingatan manusia yang menolak mati.” Aku melangkah ke tengah ruangan. Air sudah naik sampai lutut, tapi suhu tetap sama. Kupandangi satu-satunya lemari yang belum kubuka: pintu kelima.
706 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai lampu megaman
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status