Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

" ida mengubah posisi pinggul nya dan menekuk kedua kaki nya sehingga arif bisa melihat jelas lubang kemerahan sang menggemaskan dengan kl**o*lis berwarna merah muda." " arif tidak bisa menahan gejolak nya, dia memainkan jemari nya di pinggir va**na dengan lidah yang terus mengusap kli***is." " ida semakin erat meremas kepala sang suami di iringi desahan tanpa henti yang keluar dari mulut nya." "arrrrgghhh........" desahan panjang keluar dari mulut ida di iringi lelehan cairan yang keluar dari lubang nya.
607 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Dalam keadaan koma, aku merasa seperti tenggelam di antara kabut gelap tanpa arah. Dan secara samar-samar aku mendengar suara pertengkaran Arif dan Lina. "Semuanya karena kamu!" Suara Arif terdengar marah. "Kalau bukan karena ide kamu menyuruhku pura-pura miskin dan berjudi hanya untuk menguji cinta Sari, dia tidak akan jadi sopir taksi. Dia tidak akan dihina, dipermalukan, dan pingsan karena terlalu marah!"
11.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

jawab Dirga santai "Ouh gitu yah," "Oh my good Liss liat deh-" Farah menutup mulutnya kaget lalu memperlihatkan sebuah foto yang baru saja Farah liat dilaman i*******m miliknya. Foto seorang perempuan bertopeng dengan dress ketat diatas lutut dimana yang menjadi fokus keduanya adalah pin yang dipakai didada perempuan tersebut, pin kampus universitas Abdi Jaya
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
Rasa Yang Hilang

Rasa Yang Hilang

Ezwar menumpu kakinya elegan. “Baiklah. Biar aku tunjukkan caranya keluar.” Lidya membunyikan jari-jari tangannya dan menampilkan seringaian jahat. Ezwar memilih tak menatap ke sebelah untuk menutupi perasaan gugup yang hadir tiba-tiba dan menampakkan wajah datar.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
Suami Warisan

Suami Warisan

Dia bisa menangkap garis wajah yang terasa tidak asing, sepertinya pernah melihat di suatu tempat, namun entah dimana. “Abdi…” Rengganis memeras otaknya mencari kosakata bahasa Sunda yang dia ingat. Namun semakin otaknya dipaksa untuk mengingat semakin kosong isinya. (Citra berbicara dalam bahasa Sunda, namun untuk memudahkan pembaca dari luar daerah, author tulis dalam bahasa Indonesia) “Neng tersesat?” tanya Citra dengan lembut, suaranya halus dan mendayu. Matanya bergerak mencari-cari seseorang yang kira-kira bisa dia mintai bantuan.
10157.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai lidah bergaris tengah
Tampilkan Ulasan (58)
Baca
+Pustaka
Ketut Martini
suami warisan...dari judulnya aza udh bikin penasaran.. seseorg yg mendapat warisan seorg suami?... setlah baca..waah...dari bab 1 smpe bab skrg udh ke 40 smakin aku jatuh cinta ...tokoh narend yg macho habis..trus rengganis pastinya gemoy banget..klop dech mreka berdua.. thor sera emg paling top.......
Mo Xiang Liu Yun
[...6] Saya baru pernah baca novel Indonesia sebagus ini, ceritanya lain daripada yang lain, bacanya engga mau udahan, selalu penasaran pengen tahu kelanjutannya, susah move on. Untung akhirnya Narendra jadian sama Rengganis jadi engga bikin kecewa. Di bab terakhir seharusnya ada Narendra menikah res
Baca Semua Ulasan
Ujung Koridor

Ujung Koridor

***** Diva meresahkan ya bund Ga suka ah.
102.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
Terjebak Suami Bohongan

Terjebak Suami Bohongan

Extra Part 20 Di negara Singare, Jayid dan Nawa duduk di tepi pantai yang indah, mereka sudah cukup jauh berjalan. Dua orang itu duduk tanpa alas di atas pasir dan memanjangkan kaki, menghadap ke arah laut dengan ombak yang kecil. Sementara Rasyid dan Latisha masih meneruskan langkah mereka sambil bergandengan tangan. Tidak ada beban bagi keduanya karena seolah-olah dunia adalah milik mereka berdua.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
Petaka Dua Garis

Petaka Dua Garis

Lelaki itu menatapnya dengan mata yang membulat bagai orang syok. “Mir ... ini dua. Dua!” Mas Yazid histeris. Suaranya kuat sekali. Dia mengacung-acungkan stik tersebut ke depan wajahku. Aku setengah tak percaya. Kusambar benda tersebut dengan penasaran dan menatapnya. Dua garis tertoreh di sana. Mataku membulat sempurna. Menatap tak percaya. Tak pernah aku mendapat alat pengukur yang menunjukkan dua buah garis seperti ini sebelum-sebelumnya. Jangan-jangan ... alat ini salah?
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 999 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
GARIS DARAH WARISAN

GARIS DARAH WARISAN

Tapi Aji justru tertawa. “Saya tidak membutuhkan hal seperti itu, Pak. Ini ruqyah syariah. Tolong Bapak dan Ibu berwudhu lalu bawa anak Ibu ke ruang tamu yang lebih luas. Oh iya, tolong siapkan tali.” “Tali? Untuk apa?” Bu Linda kaget saat tamunya membutuhkan sebuah tali. “Untuk berjaga-jaga,Bu.” Pak Agus dan Bu Linda mengangguk-ngangguk.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
Idola Ranjang

Idola Ranjang

Hot devil ❤ Flower tersenyum, di antara butiran air matanya yang berjatuhan begitu membaca surat cinta, emm lebih tepatnya surat ancaman berkedok manis itu. Flower membuka kotak kecil itu, dan Flower kembali dibuat takjub dan menangis haru. Di kotak itu, ada sebuah kalung dengan liontin bunga yang ditaburi berlian berwarna merah darah yang sangat indah. "Kau harus segera kembali, Mr Hot Devil!" lirihnya sambil memakai kalung itu.
1029.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai lidah bergaris tengah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status