Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lilac Calilac Tale

Lilac Calilac Tale

Tuyul satu itu pasti akan memberondonginya dengan lusinan pertanyaan yang membuatnya pusing hingga berkeliling pusingnya. “Yang nilai kan tadi ada disi- Disi apa Lac?” Tanya Una mencoba meneruskan ucapan Lilac. “Ahh bukan apa – apa. Jadi tadi siapa yang nilai?” Tutup Lilac tak enak hati, ia tak terbiasa membohongi sahabat sebaik Una. Gadis itu langsung menyembunyikan daun keringnya di saku celemek putihnya. Di sampingnya Yuta sudah mencatat gerak gerik tak lazim gadis itu.
105.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Wajahnya tidak terlihat karena tidur menyamping, tetapi Leo mengenal bentuk tubuh Ratih. Sambil bertanya-tanya Leo mencoba menghubungi ponsel Ratih, rasanya seperti omong kosong. Sejelek apapun Ratih, Leo mengenal baik karakternya yang sangat menjaga kehormatan. Tidak mungkin wanita itu memberi pengalaman pertamanya kepada Sultan. Malaikat penolong Arimbi. "Tuan ..." panggil Marlina, dengan sebuah ponsel di tangannya. Leo hanya memandang lesu, sungguh merasa bingung. "Nona Arimbi memanggilmu."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
The Trill of Romance

The Trill of Romance

Fransesco terkekeh geli. Dion ikut tertawa, ia tahu benar pasangan yang ada didepannya ini adalah salah satu couple goal sejati, selain orang tuanya tentu saja. Selalu bersama saling mengaitkan dalan suka dan duka. Memulai dari titik nol sampai bisa seperti sekarang ini. Stefany yang berdarah Irlandia mau bersanding dengan Fransesco yang memiliki darah Hispanik. Padahal usia mereka pun terpaut sepuluh tahun. Cinta sejati memang tidak memandang semua hal itu, yang terpenting mereka bisa saling mengisi dan melengkapi. Berjuang bersama saling mendukung dan menguatkan. Dion ingin bisa memiliki kehidupan rumah tangga seperti para pasangan idolanya, semoga saja segera sang gadis pujaannya mau mene
1018.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
My Handsome Teacher

My Handsome Teacher

Lili melemparkan tubuhnya ke ranjang empuk di kamarnya, lalu meraih lagi ponsel yang sedari tadi ingin di banting olehnya, dengan penasaran Lili lantas membuka aplikasi salah satu media sosial yang lumayan sering di gunakannya dan mencari nama ‘ Garindra Stevenson’ di papan pencarian. Dengan hati berdebar-debar Lili membuka profil seseorang yang bergambar anjing di sana, Lili mencoba meng-’klik’ profil tersebut, di sana terlihat hanya beberapa gambar pemandangan dan anjing tadi, Lili terus meng-scroll ponselnya ke bawah dan matanya terbelalak sempurna melihat laki-laki yang berpose menampilkan senyuman khasnya. Lili segera bangkit dari tidurnya, lalu memperbesar tampilan gambar di ponselnya,
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
Tanda Cinta Tuan Benjamin

Tanda Cinta Tuan Benjamin

“Kau terus menyerangku dengan kalimat tajam, bukankah kau tak percaya diri kala melihatku? Kau takut jika tiba-tiba aku kembali, kemudian posisi langsung terbalik.” Lili tampak kesal, amarah dan penyerangan kalimat yang dia lakukan pada Rhea adalah bentuk kecemburuannya pada Rhea. Bahkan dikondisi Rhea yang tengah mengandung, dia masih terlihat cantik dengan tubuh yang bagus. Lili mengelak. “Itu tidak mungkin kau tengah hamil sekarang. Dan kau tak bisa kembali lagi” “Apa yang tak mungkin?” sekarang Rhea balik memprovokasinya.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Dia adalah Albara Sabian Wijaya. Laki-laki yang menolong Lily saat dia pingsan di restoran. Sekaligus anak laki-laki yang Lily temui di taman dan memberikannya jepit rambut itu. Lily adalah nama yang tentunya selalu dia ingat. Sosok anak permpuan yang menangis sendirian di taman dan jangan lupakan satu hal bahwa anak perempuan itu sangat cantik. Wajahnya yang bulat, bibirnya kecil dan berwarna pink, serta pipinya yang gembul membuat Bara saat itu menyukai perempuan kecil itu meskipun wajahnya sembab dan matanya memerah karena menangis. Bara tidak menyangka akan bertemu kembali dengannya di sini. Bara bersyukur tidak menolak ajakan papanya untuk bertemu dengan klien di New York.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
LALI

LALI

Mugo-mugo atine cepet lilo legowo, Gusti. Asih berjalan lunglai ke kebun sebelah rumah. Di sana ada beberapa sayuran yang sengaja di tanam Mak Ram. Ada bayam, ketela, kacang tanah, kacang panjang, kemangi, pisang, cabai merah, cabai keriting, dan beberapa aneka sayur lainnya. “Kang, Asih wes menuhi opo sing di karepke sampeyan, opo sampeyan krungu?”
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Sedikit nampak embun di matanya. "Kau harus." Sunan Kalijaga membalikkan tubuhnya. Meninggalkan Zahra untuk sebuah keputusan yang harus keluar dari bibir perempuan itu. Selepas sendiri di dalam ruangan ia menghampiri keranjang pemberian Raden Patah. Ada bunga Lili. Ya, sebuah bunga. Dia sangat suka kumpulan bunga. Dulu sangat menyenangkan jika bisa melukis dan menghabiskan waktu sangat lama di taman Kapten Bum. Namun tidak lagi. Ia terpenjara dan menjadi lalat di tiap tempat. Mengerubungi hal yang basi demi mendapatkan sebuah makanan.
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua : Dimanja Tiga Penguasa

Kesempatan Kedua : Dimanja Tiga Penguasa

“Bolehkan saya berteman dengan anda?” Melihat mangsa lebih waspada, Serena berjalan mendekat. Meraih lengan Lili, menepuknya lembut. “Tentu saja boleh, kamu belum menyebutkan namamu?” Gadis bersurai coklat keriting itu kaku saat diperlakukan lembut tanpa aba-aba. “S-saya Lili Felton. Putri kedua keluarga Felton!” Di kehidupan pertama Serena, taktik ini Lili gunakan untuk memancing amarahnya.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Tiba-tiba saja ia sangat takut kehilangan. "Ha--Hagan." Hagan mengusap wajah pucat itu. "Aku di sini. Kumohon bertahanlah. Kita hampir sampai." Liara menggeleng pelan. Bibirnya berusaha tersenyum. Perlahan, mata itu tertutup sepenuhnya. "Tidak, Liara! Tidak! Liara!" *** Liara keracunan. Menurut dokter, itu udang. Liara sepertinya punya alergi pada udang.
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 945 kali sebagai lili trifilio
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status