Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

Papar Raka mencoba menahan emosinya. "Kamu pikir saya menginginkannya hah? Setelah keluarga kalian memutuskan perjodohan secara sepihak, saya tidak akan pernah membiarkan Alisia putri saya satu-satunya mati hanya karena cinta asal kamu tahu dia sudah cukup tertekan hidupnya sejak mamah dan adiknya meninggal," jawab pak Adam sambil menitikkan air mata di depan Raka.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as lirik adera
Read
+Library
Handsome, But Dangerous!

Handsome, But Dangerous!

kata Erlan dengan senyuman bahagia. **** "Dera tuh nangis terus, enggak mau makan kalau Ana belum makan." "Kenapa Ana baru bangun?" "Ana mimpi apa sampai enggak bangun-bangun? Mimpi nya indah banget ya?" "Kalau memang indah banget, Dera juga mau dong!" "ADERA!" Tubuh Adera tersentak saat mendengar semua orang membentaknya. Adera menangis dengan kuat dan membanting gelas berisi susu yang berada ditangan nya.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 395 Times as lirik adera
Read
+Library
Kembalinya Sang Pewaris yang Terbuang

Kembalinya Sang Pewaris yang Terbuang

“Keributan di kampus sudah berhasil diatasi. Tim Barat sudah menghapus tayangan CCTV, bahkan menyogok mahasiswa yang menjadi saksi mata agar tutup mulut. El bisa kembali ke kampus dengan aman.” Kael mengangguk tanpa suara. “Kampus Adrasta akan mengadakan kompetisi musik. Ada beberapa kategori di dalamnya, dan yang akan menjadi juri adalah Kirani Adrasta.” Tara memberikan informasi lain. Yang lebih menarik didengarkan bagi Tara. “Kirani Adrasta?” seru El. Membuat ketiga orang di ruangan itu menoleh ke arahnya serempak. “Ya. Nama panggungnya Kirani Lingga. Penyanyi senior yang sangat terkenal. Punya putri tunggal yang juga merintis menjadi penyanyi. Namanya Miselia Adrasta.”
835 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as lirik adera
Read
+Library
ADHARA

ADHARA

cibir Lucky *** Dirga menghampiri Indah disebuah cafe dimana Indah terlihat sedang sibuk memainkan hpnya menunggu kedatangan Dirga "Hay sayang," seru Dirga dimana tangannya ia lingkarkan dipinggang Indah dan mengecup keningnya "Hey-" jawab Indah acuh "Kamu masih marah?" tanya Dirga kala melihat raut wajah Indah yang cemberut "Menurut kamu." "Udahan dong marahnya, masa kamu marah terus sih sama aku."
2.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as lirik adera
Read
+Library
Noda Dalam Luka

Noda Dalam Luka

Sebuah ucapan yang mungkin saja benar, jadi tidak salahnya untuk mencoba. ****** Udara dingin mulai terasa menusuk tulang, pertanda jika perjalanan sudah sampai di tempat tujuan. Rintik hujan seakan menyambut kedatangan kami, terutama dengan kondisi jiwaku yang sedang sedih, teramat sedih. Aku dan Rere berjalan beriringan memasuki villa yang sudah disewa. Aku membawa bekal dan perabot lainnya. Sementara itu, Mas Indra dengan lembut menggandeng tangan penyihir tua itu.
108.4K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as lirik adera
Read
+Library
Tarik Ulur Cinta sang CEO

Tarik Ulur Cinta sang CEO

Di tengah isakan tangisnya, Adelia menjawab pertanyaan Raden. "Tunggu di situ, aku akan segera kesana." Raden menutup ponselnya dengan kasar Hati Adel masih sangat lembut. Adelia tidak pernah dibentak oleh orang tuanya, maka Adelia akan langsung menangis saat ada orang yang membentaknya. Adelia sampai di rumah Yulia dengan mata yang masih memerah. "Assalamualaikum, Bunda ...." "Waalaikumsalam, Nak. Sini nak, uda makan?" Yulia sangat senang melihat Adelia pulang ke rumahnya.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as lirik adera
Read
+Library
Balada Sebutir Telur

Balada Sebutir Telur

tuntun Marwan di kuping iparnya itu. “as yha du an laa ilaaha illallahahu waasyhaduanna muhammadar rasuulullah” pelan tapi pasti albi mengikuti ucapan bang Marwan setelah itu perlahan-lahan hembusan nafas albi menjadi semakin lirih dan tiada. “innalillahi wainnalihahi rajiun” ucap Marwan setelah itu menutup mata sang adek ipar. DEG “kak tolong jelaskan ini tidak mungkin kan? Bang albi masih disini kan ya?” tanya Fatimah seperti orang linglung bertanya kepada kakaknya itu.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as lirik adera
Read
+Library
Biar Aku yang Pergi, Mas

Biar Aku yang Pergi, Mas

lirih Dasya pelan dengan suara bergetar menahan tangis. “Ck, selalu itu yang bisa kau katakan, Dasya,” sentak Aren. “Kau pikir, dengan kau meminta maaf. Semuanya akan berubah seperti semula, huh? Tidak, ‘kan? Malah akan semakin memperkeruh masalah.”
2.9K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as lirik adera
Read
+Library
Kita yang Terluka

Kita yang Terluka

Hening. Ammar akhirnya menyalakan MP3 player untuk mengisi kekosongan di antara mereka. Lelaki itu menghela napas panjang. Berusaha menempatkan berada di posisi Adelia. Selama ini, mereka semua tersakiti. “Maaf … karena kelalaianku mengemudi jadi membuat duniamu berubah.” Adelia menatap jalanan ibukota. Kendaraan ramai berlalu-lalang.
1017.8K viewsOngoingAdded to Library 372 Times as lirik adera
Read
+Library
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Sebagai ayah, tentu saja Riki tidak ingin terjadi sesuatu pada putri kesayangannya itu. Di sisi lain, dengan suasana jauh lebih tenang, Diana sedang mendengarkan musik klasik yang dikirimkan Dirga sebagai permintaan maaf. Ia sama sekali tidak berniat membalas pesan siapa pun, termasuk dari Dhava. Sudah berulang kali kata-kata itu dibacanya. [Baby, maaf aku baru kasih kabar. Kamu baik-baik saja, ‘kan? Tolong bertahan sebentar lagi demi aku dan anak-anak kita.]
9.956.5K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as lirik adera
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status