Sabtu Malam Lisa
Salah satu kursi dibiarkan terserak begitu saja, sementara di bawahnya berserak belembar-lembar kertas.
Lisa terbatuk, lalu menyadari sesuatu tertahan di tenggorokannya. Itu dahaga yang amat sangat, menyesaki tenggorokannya seperti penyumbat di bak mandi.
“Air...”
Lisa melihat ke sekeliling. Di samping ranjang, segelas air tergeletak di atas meja kecil. Ia berusaha menggapai segelas penuh air di meja itu, tapi tangannya terasa berat. Apalagi pandangannya masih penuh dengan kunang-kunang yang bertemperasan. Pada saat jemarinya hampir menyentuh gelas, indranya terasa kacau. Seakan gelas itu telah berada di genggamannya, padahal hanya di ujung jemarinya. Tak pelak, jatuhlah tabung yang terbuat
ตอนยอดนิยม