Pulang
Gadis muda itu bersiap, dia harus pergi meninggalkan sang ibu untuk menjemput si kembar.
"Yo!!" sang ibu menahan lengan gadis itu ketika berbalik.
" . . . " Yotta membeku ketika wanita tua itu tiba-tiba memeluk dirinya.
"Terimakasih nak, kau sudah banyak membantu ibu," bisik wanita tua itu memeluk putrinya.
"Bu, jangan banyak berpikir, ini adalah tugasku. Aku putrimu yang paling tua, aku tidak merasa semua ini membebaniku," ungkap Yotta, mengeratkan dekapannya.
Hot Chapters