Hanya Dirimu
Nayla menjawab dengan gelengan.
"Ck.Dari sini kan lurus aja, trus di perempatan ambil jalan yang nanjak, ikutin jalan itu sampai nemu pertigaan. Di pertigaan belok kanan trus ikuti jalan itu sampai ketemu musholla. Setelahnya lanjut jalan sebentar nanti ada toko sembako dan belok kiri, ikuti jalan itu, nanti pasti sampai rumah," ucap Andi panjang-lebar menjelaskan. "Maksud kan?"
Kembali Nayla menggeleng, ia nambah bingung. Bukan bingung dengan arah jalan pulang, melainkan bingung bagaimana bicara yang sebenarnya ke Andi.
Hot Chapters