Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Kabut tipis dari pegunungan mulai turun, sehingga pandangan mereka menjadi tidak jelas. Samar-samar terdengar suara perempuan yang sedang menyanyi. Lebih tepatnya suara perempuan yang sedang menyinden. Suaranya begitu menyeramkan. Seluruh lirik lagunya berbahasa jawa. Konon, lagu itu dipercaya untuk memanggil roh halus. "Nek, ini bukannya lagu Lingsir Wengi?" "Iya, Nduk. Sebaiknya cepat kita masuk! Ayo!"
1025.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 970 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja

Keluarkan) kata Elang lirih. “You know, I love every single sound you make when we make love…” (Kau tahu, aku sangat suka setiap suara darimu di saat kita bercinta…) “I know you crave for this….” (Aku tahu kau mendambakan ini) Elang menggigiti area leher Aliya, kemudian sebelah tangan membuka dua kancing teratas piyama Aliya hingga terlihat belahan dada wanita malang itu.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

Terdengar Sekar menyanyikan sebuah lagu, ”Lingsir wengi sliramu tumeking sirno, ojo tangi nggonmu guling, Awas jo ngetoro, aku lagi bang wingo wingo, Jin setan kang tak utusi, dadyo sebarang, wojo lelayu sebet. Sorot mata Sekar terlihat kosong, tiba-tiba ia bangun dari tidurnya dan berjalan menuju halaman rumah, dia terus mengulang-ngulang lagu lingsir wengi tersebut. Teman-teman yang mencoba menghalangi Sekar malah terpental jauh. Melihat kondisi ini, Mila bergegas mengambil gawainya untuk mengabadikan momen itu.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Elang menghentikan petikannya sejenak, lalu tersenyum tipis. "Lagu itu... indah sekali, Lang," bisik Ghea. Matanya menatap Elang dengan binar yang tak bisa disembunyikan lagi. "Liriknya sangat dalam. Tentang siapa?" Hanin, yang kebetulan sedang berada di samping barak, menajamkan pendengarannya. Ia tahu betul baris lirik yang baru saja dinyanyikan Elang adalah kutipan puisi Aksara. Ia bersiap mendengar Elang menyebut nama sahabatnya itu.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Elang mengulas segaris senyum kemenangan dan keluar lift dengan siulan riang, membentuk alunan lagu reggae dari Bob Marley yang berjudul one love. Nindya mengatupkan bibir, tidak jadi mengumpat lagi pada mahasiswa yang meninggalkannya tanpa merasa bersalah. Nindya merasa marah pada dirinya karena kembali membiarkan Elang bertingkah sesuka hati padanya.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 265 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
When The Lights Fade

When The Lights Fade

“Kau kira bisa mempermalukanku di depan publik tanpa konsekuensi?” Aku menggigit bibir, mencoba menjaga suaraku tetap stabil. “Aku hanya menyanyikan laguku sendiri. Bukankah kau sendiri yang mengizinkan?” Hening sesaat. Kemudian suaranya kembali terdengar, lebih tajam dan menusuk dari sebelumnya. “Kau belum tahu siapa yang kau lawan, Elara. Tapi kau akan segera tahu.”
708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

tanya Damas yang langsung meletakkan beberapa paperbag yang baru saja sampai di atas kitchen island. “Mas, boleh ga kalau bibi pulang agak cepet? Soalnya anak bibi lagi sakit di rumah. Tapi, Mas Damas tenang aja. Semuanya udah beres.” Ucap bi Ela yang kemudian memandang wajah Damas sedikit takut. “Memang anaknya sakit apa Bi?” tanya Damas yang sedikit merasa iba pada bi Ela. Apa lagi yang ia tau, bi Ela merupakan seorang single parents yang memang bekerja untuk menghidupi dua orang anaknya yang masih kecil-kecil.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

kata Kenzo. "bukankah mereka sangat serasai Ken? Sepasang kekasih yang sangat manis," kata Aretha sambil memegang tangan Kenzo. Kenzo terkejut dengan tingkah Aretha yang tiba - tiba memegang tangannya. "i-iya mereka sangat serasi," jawab Kenzo sambil menarik tangannya yang sedang dipegang Aretha. "Leon, kalau sudah selesai kita pulang yuk, sudah sore juga." Ayu mengajak Leon pulang setelah menghabiskan makanannya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Bukan pada kesempurnaan, tetapi pada kemampuan untuk beradaptasi, untuk belajar, untuk tumbuh. Mereka kembali ke pondok mereka di tepi hutan. Musim gugur telah tiba, dan daun-daun berwarna emas dan merah. Mereka tahu ini akan menjadi musim gugur terakhir mereka. Suatu malam, saat mereka duduk di beranda, Elara memutar "Nadi Elara" yang telah direvisi—melodi yang telah menjadi tema perjalanan mereka, lagu pengantar tidur bagi sebuah komunitas, dan senjata melawan kegelapan. Melodi itu lembut dan sedih, namun penuh harapan.
1.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
AKU HANYALAH SELIR

AKU HANYALAH SELIR

lirih Ema. Ia memeluk malam dengan perasaan sedih. Berada di sebuah tempat yang semua orang tidak menginginkannya sama sekali. Akan tetapi, tidak ada pilihan lain. Pagi menjelang, harum masakan membuat Ema tidak tahan, ingin muntah. Ia berlari ke kamar mandi dan melihat Fahmi masih terbungkus selimut di kursi panjang depan televisi.
1016.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 663 kali sebagai lirik lagu eling-eling
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234569
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status