Shadow Rebellion
Suara mereka yang tertawa, bercanda, dan menyemangatinya kini digantikan oleh gema pilu yang terus berputar di kepala Alan.
“Aku bodoh…” bisiknya dengan suara serak, hampir tidak terdengar. "Aku yang menyebabkan ini..."
Langkahnya terhuyung ketika ia mendekati pintu keluar. Tembakan dan teriakan masih terdengar jauh di belakangnya, tetapi semakin memudar seiring ia melarikan diri. Tangan gemetarnya meraba dinding yang dingin, mencari pegangan. Ketika akhirnya udara malam menyentuh wajahnya, Alan jatuh berlutut, terengah-engah di bawah langit yang dipenuhi bintang. Tetapi bintang-bintang itu terasa begitu jauh, seolah-olah dunia telah berubah menjadi tempat yang tak bisa ia pahami lagi.
Hot Chapters