Kamu Berulah, Waspadalah!
"Ratih, aku janji aku akan membahagiakanmu! Menikahlah denganku! Aku janji akan setia padamu! Aku tak akan membuatmu menderita! Aku janji! Kamu bisa pegang janjiku ini!"
Itulah janjinya saat memintaku, untuk menjadi istrinya. Masih sangat terekam dengan jelas di ingatan. Mungkinkah ia sudah lupa dengan janjinya itu?
Ya, aku rasa dia telah lupa akan janji manisnya itu. Janji manis, semanis madu, yang kini berubah menjadi racun. Yang mana racun itu, akan siap membunuhku kapan saja.
Ya, semakin ke sini, aku memang semakin merasa tak nyaman dengannya. Merasa setiap hari, hanya tekanan batin yang aku rasa. Yang berujung di temani dan bersahabat dengan air mata.
ตอนยอดนิยม