Menantu Kaya Dipuja, Menantu Miskin Dihina
Nova tersenyum seraya mengangguk.
“Iya, Mbak, aku santai, kok, lagian memang dari awal kami nggak ada pacaran. Cuma merasa saling memiliki aja, tapi belum ada cinta lebih,” jelas Nova kepada kakak iparnya.
“Yaudah aku mau nelpon, Lika dulu, mau ngabarin kalau sudah nyampai di Jogja orang tuanya,” ucap Nova lagi. Kemudian dia mengambil gawainya dan mencari nomor keponakan satu-satunya. Tersambung.