Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Selin memejamkan mata, membiarkan dirinya tenggelam dalam aroma parfum maskulin Rendra yang selalu membuatnya merasa pulang. Rendra melepaskan ciuman itu perlahan, namun tetap menempelkan keningnya pada kening Selin. Keduanya terengah, mencoba mengatur detak jantung yang berpacu liar. “Jangan pernah sembunyiin apa pun lagi, Sel," bisik Rendra dengan suara serak. Matanya menatap dalam ke netra Selin yang masih basah. "Aku lebih sanggup menghadapi kenyataan pahit daripada sebuah kebohongan yang manis."
10797 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
Cintai Rembulan

Cintai Rembulan

“Feray?” Jevan bertanya lemah dengan suara seraknya serta pandangan yang kabur. Jika Carrabella adalah gadis yang betul-betul ia cintai, maka Feray adalah kebalikan dari itu. Menurutnya, ia adalah orang yang selalu mencari masalah kepadanya semenjak berada di bangku Sekolah Menengah Atas. Feray yang merupakan adik kelas satu angkatan di bawahnya sekaligus menjabat sebagai pengurus OSIS ini selalu melaporkannya kepada pihak kemahasiswaan setiap dirinya tertangkap basah merokok di atap gedung sekolah.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
silhoute of love

silhoute of love

Ada sesuatu yang ia rasakan belum lengkap. Kilian menghentikan langkahnya tepat di hadapan Rosalin. Jantung Rosalin berdebar keras. Ia tahu bahwa sekarang ia harus melakukan sambutan sesuai etiket kerajaan, meskipun perasaan gugup mulai merayap di seluruh tubuhnya. Dengan anggun, Rosalin menyeka air mata yang mulai muncul, berusaha keras untuk tetap tenang. “Salam, Pangeran. Semoga dewa selalu melindungi Anda. Dan selamat atas kemenangan yang Anda dapatkan. Saya ikut senang mendengarnya,” ucap Rosalin, berusaha mempertahankan suaranya tetap stabil.
608 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
Godaan Liar Mantan Kekasih

Godaan Liar Mantan Kekasih

Bayangan masa lalu datang berkelebat, Rosaline dengan senyumnya yang lembut, dengan suara yang dulu membuatnya lupa segalanya. Harley mengingat bagaimana cinta terlarang itu dimulai dengan kesalahan kecil, dan berakhir dengan kehancuran besar. Suara di kepalanya bergema. “Aku tidak ingin melukai siapapun, Harley. Tapi aku mencintaimu.” ucap Rosaline dimasa lalu. Kata-kata itu dulu terasa manis, kini seperti racun yang tak bisa ia singkirkan. Ia memukul meja keras hingga gelas di atasnya bergetar.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Tapi, dia tak mengira jika wanita itu adalah Nailah. Sejak kapan keduanya membohongi dirinya? Atau memang tak pernah ada cinta sama sekali di hati Kenshi untuknya, hingga mempermainkan hatinya untuk kesenangan saja. Semua pertanyaan itu menggelindan di kepala Rinai, membuat matanya tak lagi fokus menatap jalan raya. Dia tak menyadari sebuah mobil sedan berwarna hitam melaju kencang ke arahnya. Saat wanita itu menyadari tabrakan sudah terjadi. Tubuh Rinai menghantam aspal sangat keras. Dia tak merasakan apa pun, hanya jeritan orang-orang yang dia dengar sebelum akhirnya semua mendadak gelap. *
819.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
Cinta Sirna Tanpa Bekas

Cinta Sirna Tanpa Bekas

Dia menyerahkan bunga mawar padaku, sambil tersenyum, "Lihat, hari ini aku minta bos pilihkan yang paling segar untukmu." "Bos bilang aku sudah beli bunga lili setiap hari selama tujuh tahun, kamu pasti bosan. Dia menyuruhku mencoba sesuatu yang baru. Bagaimana? Apa kamu suka?" Aku tertegun sejenak ketika melihat bunga mawar di tangan Jefry. Aku memijat dahiku, "Sudah kubilang aku alergi mawar." Jefry tiba-tiba kaget, "Maaf, Melda. Aku terlalu sibuk dengan urusan di sekolah sampai lupa."
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
Pesona Memikat sang Tokoh Antagonis

Pesona Memikat sang Tokoh Antagonis

“Sekarang aku tidak terikat dengan siapa pun lagi. Tolong siapkan sesuatu untuk Marques Ralli sebagai bentuk permohonan maaf dan juga rasa terima kasihku karena pernah menjadi tunanganku meski hanya beberapa hari.” “Baik, nona. Sekarang apa yang akan anda lakukan?” “Aku ingin berjalan-jalan.” Rosaline berjalan meninggalkan Linette menuju ke taman istana dan duduk di dekat air mancur besar yang ada di taman itu. Ia menatap pantulan dirinya pada air yang tergenang sambil tersenyum lega. “Sudah berakhir. Kamu sudah melakukan hal yang benar, Rosaline.”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Pernikahan Yang Tidak Kuinginkan

Melenguh David mencoba mengembalikan kesadarannya secara penuh. “Masih gelap, dimana mataharinya?” tanyanya dengan suara serak yang menggelitik membuat siapapun yang mendengarnya akan terpesona karenanya. “Apa kau tak melihat? Buka matamu bangun dan lihatlah!” jelas Rosalinne. “Mana,” “Ini di depanmu,” Mendengar itu David segera meraih sang istri menjatuhkan tubuh Rosalinne pada pelukannya, memeluk wanitanya erat sambil melancarkan aksinya.
8.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

Rabun jauh membuat pandangannya terbatas. Jemarinya mulai memetik dawai-dawai gitar. Alunan melodi dari senar gitar satu per satu terangkai dengan indah. Dari detik pertama Rosea sudah tahu lagu apa yang Julian bawakan. “Di Senayan, di bawah sinar rembulan. Walau berat ‘ku rela engkau pulang. Ingin kusampaikan semua perasaan. Jikalau engkau berkenan.”
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan CEO Lumpuh

Istri Dadakan CEO Lumpuh

pintaku saat tangan-tangan kasar itu mulai menarik tubuhku dan melilitkan tali ke kursi. Rosalina tertawa sinis melihat ketidakberdayaanku. Ia kemudian merobek lakban hitam dan menutup mulutku dengan kasar. “Ini jauh lebih baik daripada mendengar suaramu yang berisik! Toh, aku tidak melukaimu, kan?” tegasnya dengan senyum penuh kemenangan, lalu melangkah pergi meninggalkanku sendirian dalam keadaan terikat erat. ***
10773 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai lirik snap rosalin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status