Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

Tak sengaja, teman sebangku nya mendengarkan kata-kata Aini. "Assalamualaikum, siapa nama Mu?" ucap gadis yang sepertinya berumur sebayaan dengan Aini, gadis itu memakai jilbab berwarna merah maroon senada dengan gamisnya. Kelihatan tomboi, namun pakaian nya menandakan bahwa Ia feminim. "Waalaikumsalam, nama ku Aini, Aini Halwa." jawab Aini masih menunjukkan wajah kesal.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 96 Times as liza kovalenko
Read
+Library
LILY

LILY

Betapa memalukannya mereka! “Bukan begitu Bu Liana, hanya saja saat melihat anda seperti saya melihat kekasih saya,” jawab Bara. Nama wanita yang datang di kantor Bara adalah Liana Adijaya. Belakangan ini perusahaan Bara akan bekerja sama dengan perusahaan Adijaya, dimana perusahaan itu dipimpin oleh seorang wanita yang bernama Liana Adijaya. Kabarnya suami beliau sudah meninggal dari beberapa puluh tahun yang lalu.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as liza kovalenko
Read
+Library
RANIA

RANIA

Rania hanya berdehem sebagai jawaban karena memang rania tidak mengenal cowo tersebut dan lagi dia sedang berada di tempat umum. " Kenalin gue Zeko " Yaps, cowo yang duduk dengan rania sekarang adalah Zeko ketua Lexo, rania tidak mengetahuinya karena memang rania tidak Kepo, dan lagi rania pindahan dari Bandung. Ragu ragu rania menerima jabatan tangan Zeko. " Gue Rania Surya Mahendra " " Salam kenal rania, btw lo cantik. Semoga kita bisa ketemu lagi ya nanti "
105.6K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as liza kovalenko
Read
+Library
Vivian

Vivian

Kakinya mulai lelah menahan beban tubuhnya, ia menempelkan badan ke tanah jurang itu. Ketika Vivian tersisa beberapa meter, ia melepaskan pegangan dan menggelinding hingga ke bawah. Ia mendarat menerpa batu di bawahnya, tepat di bagian tulang belakang. Ia menangis karena merasakan sakit berdenyut. Ingin meminta tolong. Namun, tak ada siapa-siapa. Ia mengingatkan diri bahwa ia dalam pelarian hingga harus meninggalkan tempat itu lebih jauh.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as liza kovalenko
Read
+Library
Dara Ameera

Dara Ameera

tegurnya, dan Dara terbahak. Tanpa mereka sadari, tidak jauh dari tempat mereka duduk, seorang wanita dengan topi dan kacamata hitam, sedang memperhatikan dan berencana mengikuti mereka berdua. Mona sungguh meradang, melihat tingkah mereka berdua. Beberapa saat lalu, ia sudah mendapatkan sebuah e-mail berisi tentang semua informasi seorang Dara Ameera. Setelah ia membaca semua itu, ia semakin merasa jijik kepada Dara dan mengklaim jika Dara tidak cocok untuk Danu.
107.0K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as liza kovalenko
Read
+Library
Liara

Liara

Kali ini gadis remaja itu mengajak berkenalan pria-pria tegap yang mengenakan kaus berkerah warna putih. "Kevin." "Adam." "Gio." Senyum di wajah Tatiana makin melebar. Ia memandangi Liara lagi. "Yang itu, siapa, Kak? Aku menunggu kau memperkenalkan kami. Rasanya, dia berbeda dari yang lain." "Berbeda apanya?" Kali Ini Hagan tak tahan untuk buka suara. Meski setelahnya ia segera mengatupkan bibir rapat dan menggaruk kepala. Liara melempar sorot tak senang barusan.
9.534.9K viewsCompletedAdded to Library 731 Times as liza kovalenko
Read
+Library
Luka Mila

Luka Mila

Meraih ponselnya dari meja samping tempat tidur. Layar menyala. Beberapa notifikasi menumpuk. Dengan santai, Mila membuka kuncinya, ibu jarinya menggulir layar. Pesan dari Toni, Tiara, Andin, Grup Kerja. Lalu.. Nama itu. Riven. Gerakan jarinya terhenti. Kening Mila sedikit berkerut. Membuka deretan pesan. Mila menatap layar itu beberapa detik lebih lama, seolah otaknya membeku dan perlu waktu lama untuk memproses apa yang dilihatnya. Matanya bergerak membaca satu per satu.
10771 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as liza kovalenko
Read
+Library
Lovetta

Lovetta

kata Lovetta sengaja membalikkan kata-kata dari sang Paman. Lovetta sengaja ingin membuat putri Aliza marah padanya, ia tahu jika Alinza tidak suka dengan dirinya. "Apa yang kau katakan, yang lumpuh itu suamimu bukan Pangeran Zion," kata Aliza menaikan suaranya. Melihat mereka berdua beradu mulut membuat yang lain diam dan tidak bisa berkata apa-apa, karena jelas hal itu adalah hal yang menarik. Putri yang dikabarkan Jelek ternyata cerdik dan bahkan bisa membuat sang Paman tidak bisa berbicara karena takut rahasianya yang telah meracuni Pangeran Lucas terbongkar.
104.1K viewsCompletedAdded to Library 86 Times as liza kovalenko
Read
+Library
Handa

Handa

Mata Lisa memindai seisi kamar hotel berharap menemukan minuman yang akan dia campur dengan obat yang sudah dia siapkan. Handa dan Satria mengangguk pelan, Satria segera menggiring Lisa ke sofa untuk berbincang sambil sambil duduk. Lisa terkejut melihat cincin yang berada dalam kotak bludru. Lisa meraih cincin tersebut dan melihat nama yang terukir di dalamnya. Saat Lisa menemukan nama Hanindya, Lisa sudah tidak bisa menahan emosinya lagi lalu melemparkan cincin pernikahan yang bermahkotakan berlian tersebut ke badan Satria. Dan dengan sekuat tenaga telapak tangan Lisa mendarat di pipi putra semata wayangnya.
1034.3K viewsCompletedAdded to Library 856 Times as liza kovalenko
Read
+Library
Rebirth: Pembalasan Permaisuri Terbuang

Rebirth: Pembalasan Permaisuri Terbuang

Sebaliknya, udara Utara tampaknya telah membasuh segala kerapuhan dari wajahnya, menyisakan kecantikan tajam yang mematikan. Matanya yang ungu violet kini bersinar lebih terang, menandingi permata paling mahal di aula tersebut. "Lihat itu, Ibu..." tangan Liza gemetar. "Dia... dia tidak kumal. Dia jauh lebih agung daripada saat dia menjadi tunangan Valerius." Lilian tidak menjawab. Cangkir teh yang ia pegang bergetar hebat. Matanya terpaku pada sosok di belakang mereka: Grand Duchess Sophia von Eisenhardt, yang hadir dengan wibawa seorang permaisuri tanpa mahkota.
1018.4K viewsOngoingAdded to Library 552 Times as liza kovalenko
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status