ANYELIR KUNING
Gadis yang merebut Yusufku.
Jika aku mengingat-ingat lagi, aku sungguh menyesali pertemuanku dengan Yusuf, menyesali pernikahanku dengannya, dan menyesali cintaku yang terlalu dalam, cinta nan membara yang membakarku hangus tak bersisa.
Hentakan motor yang menginjak batu cadas menarikku kembali dari lamunan masalalu, sudah bertahun-tahun dan aku benci mengingat luka itu. Tidak! Aku adalah Kalling yang baru, Kalling Saharudin.