Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Proyek alpha: bayang bayang kebenaran

Aku tidak tahu apa itu, tetapi aku tahu itu ada hubungannya dengan penculikan itu. Aku menyelinap ke ruang kerjaku. Aku duduk di depan kanvas yang setengah jadi. Dulu, melukis adalah caraku untuk mengekspresikan diri, untuk melarikan diri dari kenyataan. Tetapi kini, kanvas itu terasa kosong. Tidak ada lagi inspirasi. Aku hanya bisa melihat bayangan gelap, suara serak, dan mata elang yang tajam.
553 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Lelaki Idaman

Lelaki Idaman

Aku ingin merajut hubungan yang manis bersama Haris. Apakah aku salah saat menginginkan kehidupan rumah tangga yang sempurna? Aku pikir itu sangat normal. Aku juga manusia biasa dengan banyak harapan dan khayalan. Aku selalu memimpikan sebuah kehidupan yang bahagia, begitupula saat aku menjalani hubungan dengan Adi. Yang aku dapatkan saat dengannya membuatku tertampar. Seharusnya aku tidak banyak berharap lagi, hanya saja aku tidak bisa mengelak dari imajinasiku yang terkadang terlalu liar.
106.2K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Kekuatan Harvey York untuk Bangkit

Pada saat itu, Jake berkata dengan dingin, “Harvey, bisakah kau berhenti? Apa maksudmu benda itu seperti benda hidup? Jangan bilang bahwa lukisan ini hidup!" Harvey berkata dengan tenang, "Tentu saja tidak mungkin lukisan itu hidup. Tetapi inti dari teknik ini adalah memanipulasi ilusi visual. Ini memungkinkan kita memiliki ilusi bahwa gunung-gunung tidak tampak seperti pegunungan, dan sungai-sungai tampak tidak seperti sungai-sungai dalam lukisan ketika kita melihatnya ..
9.139.5M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1M kali sebagai lukisan imajinasi
Tampilkan Ulasan (17437)
Baca
+Pustaka
Yohanes Agung
Pg bosquu , ke inget trus sdh ada blum nih kelanjutan nya ........., ternyata begitu dibuka blum ada .., ayo dong .., buatlah kepuasan pembaca.., mumpung pada liburan .., krn begitu sdh masuk kerja lagi .., saya pastikan , pembaca sdh sibuk bekerja lagi…, karena situasi lagi gak musim duit ............
Ozinita
...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️...️
Baca Semua Ulasan
Warisan Istriku yang Mengejutkan

Warisan Istriku yang Mengejutkan

lirih Imas. "Tidak, ini bukan fantasi. Tapi ini adalah keinginan yang tulus dari lubuk hatiku. Aku... tidak sejahat itu untuk berfantasi atas wanita yang aku sukai. Imas, ini cuma pakaian, dan kamu berpikir secara berlebihan." Imas menyipitkan matanya, ia merasa Faza mulai menuntut sesuatu kepadanya.
8.7157.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai lukisan imajinasi
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Dewanu
Terimakasih buat yang masih setia dengan cerita ini. Author mau kasih info bahwa author salah publish bab terakhir ya... Buat readers semua mohon maaf atas kesalahan ini dan hanya bisa diperbaiki setelah hari kerja............
Aveline
Ya ampun ini cerita aq bngt nama laki nya sama kaya suamiku, nama kaka ipar nya sama kaya adek ipar ku, cuma nama istri nya aja bukan nama ku. Mana aq juga menantu terbabu, untung nya punya anak.. Walaupun mertuhe gak terang2 an gak suka nya kaya disini. Baca ini cerita jadi baru 3 bab, jadi nangis
Baca Semua Ulasan
Sebatas Mimpi

Sebatas Mimpi

Ia bahkan berani menyelipkan ponsel dibawah buku pelajarannya untuk melakukan pencarian lebih banyak melalui internet. Beberapa artikel yang dibaca Renata menyebutkan bahwa, sangat sulit bagi pemula untuk menciptakan karakter dalam mimpinya. Selain itu, tidak mungkin seseorang bisa memimpikan wajah seseorang yang bahkan belum ia lihat sebelumnya di dunia nyata.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian di Kota Hema

Misteri Kematian di Kota Hema

“Yah ... kepaksa deh harus kasih tau lagi ... ini tuh gurun pasir.” Mitha menilik-nilik. “Gurun pasir kok ada hijaunya? Ini pink sama ungu, apa?” “Iya, aku emang suka banget lukis abstrak, dalam lukisan aku, aku lukis hal yang berada di imajinasiku, warna ungu aku bakalan buat lavender,” sahut Aldo. “Wih, hebat banget ya imajinasi kamu,” ucap Alana. “Tolong lukisin aku burung, mau nggak?”
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Kemenangan sang Nona Muda

Kemenangan sang Nona Muda

Menggambar lukisan abstrak, dengan gabungan warna-warna neon yang cerah. Saat melihat torehan cat itu, Alina membayangkan bentuk abstrak dari mimpi. Ketika seseorang berkata bahwa mereka memiliki mimpi, seperti apakah mimpi itu? Apakah berwarna cerah, atau pastel, bahkan abu-abu? Mungkin akan langsung tergambar situasi dan kondisi yang manusia itu harapkan.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Sambil berlalu ke kamarnya. Abdullah merebahkan dirinya di atas kasur dan melihat ke sekeliling kamarnya, dia melihat sebuah kertas yang ia tempel di dinding kamarnya, ia tatap tulisan yang berada di kertas tersebut, tulisan yang berisi semua impiannya, mulai dari masuk SMA favorit, Kuliah di Universitas ternama di Indonesia, Pengusaha Sukses, Membeli Rumah, Membeli Kendaraan mewah, Pergi ke Mekkah, Keliling Dunia dan sebagainya. Krek,,, krek,, srrt,, srrt (suara menyobek kertas)
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Cinta dan Impian

Cinta dan Impian

"Mengkhawatirkan sih, tapi gak harus kayak gini juga jalannya." "Ini biar kita bisa segera bertemu sama Pak Juna." "Jangan-jangan kamu buru-buru kayak gini supaya kamu bisa bertemu sama Pak Juna ya?" "Kalau iya kenapa?" balas Renata yang terus melangkahkan kakinya. "Enggak apa-apa sih, tapi sebaiknya kamu tidak usah berambisi seperti ini. Takutnya kalau kamu terlalu berambisi seperti ini. Apa yang kamu bayangkan tidak sesuai kenyataan."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

Pria itu mengambil nafas panjang, sembari menutup matanya untuk menangkap imajinasi yang liar berkeliaran di rimba raya renungannya. "Siapa gadis itu sebenarnya?" kata pria itu di depan kanvas yang masih putih bersih belum tersentuh satu cat pun. Rasa penasaran seakan menggerogotinya. Pelan-pelan diraih kuas dan catnya, seperti terhipnotis dia mulai mengembangkan senyum, menarilah kuas-kuas dengan sepasang mata yang tertutup menikmati kehangatan senyuman itu. Ya, senyuman gadis itu datang terus-menrus tanpa lelah membayanginya. Sekarang bayang itu seakan duduk dihadapanya, layaknya model lukisan, dia duduk dengan kaki yang semampai bersandar di bangku kecil dengan ukiran kayu bermotif burung
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai lukisan imajinasi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status