Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

"Yang pertama adalah imajinasi. Guru saya bilang imajinasi adalah hal pertama yang harus diajarkan pada setiap insan, yang baru tumbuh dewasa. Dengan berimajinasi, dengan berteori, setiap manusia bisa menciptakan apa pun sesuai imaji. Terencana. "Yang kedua adalah realita. Pastinya setelah berimajinasi dengan teori yang mendalam, setiap manusia perlu bukti. Praktik lapangan adalah jalan untuk membuktikan apa yang telah dipikirkan. Jika hanya sekedar imajinasi, maka suatu hal tidak akan bisa dibuktikan. Tidak akan menjadi nyata. Begitu pula sebaliknya, jika manusia terlalu memandang realita, maka suatu hal yang ia lakukan tak akan terencana. Itu egois namanya. Berpikir sebelum bertindak.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

Tak Mau Lagi Menjadi Bayang-bayang Semu

"Tapi saat study tour kelas dua SMA, sebenarnya aku pernah bicara padamu. Ingat nggak? Di puncak Gunung Xena, aku bawa kanvas lukis." Mendengar kata "study tour" dan "kanvas", Keisha langsung tersentak. Dia menunjuk Harlan dengan terkejut. "Jadi itu kamu!" Melihat Keisha masih ingat dirinya waktu itu, mata Harlan sontak berbinar. Dia buru-buru menjawab, "Ya, itu aku. Saat itu aku sendiri di gunung, terus melukis, tapi nggak pernah puas. Lalu kamu datang, bilang kalau matahari terbenam di sana sangat indah dan tanya apa kamu boleh pinjam kanvasku untuk melukis pemandangan itu."
6.2K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
Cinta dan Impian

Cinta dan Impian

"Mengkhawatirkan sih, tapi gak harus kayak gini juga jalannya." "Ini biar kita bisa segera bertemu sama Pak Juna." "Jangan-jangan kamu buru-buru kayak gini supaya kamu bisa bertemu sama Pak Juna ya?" "Kalau iya kenapa?" balas Renata yang terus melangkahkan kakinya. "Enggak apa-apa sih, tapi sebaiknya kamu tidak usah berambisi seperti ini. Takutnya kalau kamu terlalu berambisi seperti ini. Apa yang kamu bayangkan tidak sesuai kenyataan."
104.3K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
Sosok Teman Khayalan

Sosok Teman Khayalan

Aku menyela, "Yang kamu katakan ini terlalu sulit dimengerti. Aku sudah mendengar penjelasan fisikamu. Kalau begitu, kita anggap saja partikel yang bisa melintasi ruang dan waktu benaran ada." "Sebelum membuka kotak, kita nggak bakal pernah tahu isinya. Terus, gimana Regina bisa melakukan semua itu?" Penjelasan ketua kelas terlalu misterius. Aku memutuskan untuk tidak memikirkannya. Malam itu, aku tiba-tiba bermimpi tentang Regina. Di mimpiku, hari sedang senja. Aku berbalik dan melihat meja serta kursi tua. Aku pun tersadar bahwa aku kembali ke masa lalu ....
4.5K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
Cinta yang Tertukar

Cinta yang Tertukar

Kakek Susilo mengangguk dan mulai menggambarkan mimpinya. Mimpinya terjadi di samping sebuah danau, yang berada di tengah-tengah hutan yang lebat dan dalam, dikelilingi oleh bunga-bunga berwarna-warni, tanaman dan pepohonan serta peri yang mirip kupu-kupu. Segera, Yara memiliki imajinasi dalam benaknya dan siap untuk mulai menggambar. Namun, segera setelah Yara menggambar goresan pertamanya, dia menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
9.7197.4K viewsCompletedAdded to Library 5.1K Times as lukisan imajinasi
Show Reviews (66)
Read
+Library
Tna Sr
ceritanya keputus dan gak jelas lanjutanny dijudul apa. banyak yg tanya dan penulis no respon. Ide cerita dan ceritanya ini agak mirip dgn judul lain yg pernah saya baca tamat. saya anggap ini duplikasinya dgn versi penulis.
Melisa
Ceritanya mufah di tebak karena melanie selalu bisa curi hasil rara. Dan selalu berulang banyak cerita yang mirip karena tokoh utama tang terlalu bodoh. Saya pastikan tidak akan lanjut membaca klo alurnya monoton begini. Mgkin buat penulis bisa di kasih kesempatan Buat rara membuktikan hasil karyany
Read All Reviews
TULPA

TULPA

Mencoba melihat respon Kelabu yang kini telah menatapku dalam diam. "Semua gambaran yang aku sebutkan itu adalah hasil dari imajinasi yang tercipta di otakku," tutupku. Hening. Kelabu masih tidak kunjung mengeluarkan suaranya, membuat suasana menjadi sedikit canggung. Karenanya, aku memilih kembali bersuara. "Kata orang, berimajinasi itu adalah kebahagiaan yang paling murah dan mudah kita dapatkan."
106.6K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
Mengukir Impian Baru

Mengukir Impian Baru

Atau karena dia melakukannya pada pagi hari sehingga aku bisa melihat ekspresi wajahnya lebih jelas? Seharian itu aku mencoba segala cara untuk membuang jauh-jauh bayangan wajahnya dari kepalaku. Aku menonton film komedi, video lucu di media sosial, mendengarkan musik metal, semuanya hanya bisa mengalihkan pikiranku sementara saja darinya. Ketika aku mencoba membaca berkas penelitianku, bayangan wajahnya kembali lagi.
1019.2K viewsCompletedAdded to Library 403 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
PROMISE

PROMISE

Nuansa hijau yang dengan berbagai warna hadir dalam lukisan itu. Lukisan ketiga dibuka oleh seorang pria. Lukisan ketiga ... Pemukiman penduduk, dengan judul lukisan BISU Sampai sejauh ini, Aisar tahu lukisan-lukisan itu. Bahkan semua tempat dalam lukisan itu memang ada, bukan hanya hasil imajinasi semata. Sebuah hutan yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal Phia. Lalu desa yang orang-orangnya beranggapan bahwa Phia itu bisu.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Dia tahu, dalam mimpinya, bahwa labirin itu masih ada di luar hutan ini, tetapi di sini, di ruang ini, dia aman. Elara bermimpi dia berada di sebuah studio yang luas dan terbuka. Kanvas-kanvas berdiri di mana-mana, tetapi tidak kosong. Mereka dipenuhi dengan coretan-coretan warna-warni yang tidak membentuk apa pun, hanya mengekspresikan kegembiraan dan kebebasan. Di latar belakang, melodi yang dia tulis bergema, tetapi dimainkan oleh sebuah orkestra instrumen aneh yang terbuat dari kayu dan batu, menghasilkan suara yang hangat dan tidak sempurna. Dia mengambil sebuah kuas dan mendapati dirinya melukis tanpa beban, tanpa tuntutan untuk menciptakan sebuah mahakarya, hanya untuk merasakan cat d
1.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

keluh Nyimas “ Kamu harus banyak membaca Nyimas. Biar imajinasimu berkembang. ” “ Kita perlu imajinasi ya untuk mendongeng ? ” “Dari imajinasi itu kamu bisa melihat sesuatu yang tak bisa dilihat orang. Jadi orang akan tertarik mendengar dongengmu. ” jawab Zamrud sambil mengelus lembut rambut Nyimas Nyimas telah selesai dengan tataannya di meja makan. Kali ini menggeser kursi menghadap ayahnya.
9.83.0K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as lukisan imajinasi
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status