Supir Perkasa dan Majikannya yang Menggoda
Akan tetapi, rasa-rasanya seumur hidup aku baru pertama kali berjumpa dengan orang asing rasa keluarga seperti wanita ini.
Aku sudah dalam posisi duduk sempurna, dia menggeser mangkuk barusan.
'Lho, ini bubur atau apa? Kok warnanya hijau pekat begini?' bisikku dalam hati. Bahkan, untuk beberapa saat lamanya, selera makanku berangsur-angsur pudar dengan sendirinya.
Tatkala mendapati aku diam saja, dia lagi yang membuka percakapan. "Ini bubur nasi campur herbal tradisional," katanya, "rasanya sedikit pahit, tapi tidak apa-apa, namanya juga obat."