Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Madu Membawa Racun

Madu Membawa Racun

Aku tersenyum semanis madu, ehhh lebih manis lagi daripada madu, duuhhh mudah-mudahan Pak Randi nggak diabetes karena senyumku. Pak Randi lalu keluar dari ruanganku, meninggalkanku yang masih tak percaya dengan apa yang baru saja Aku dengar. Seketika otakku berpikir keras tentang gaun yang harus Aku pakai malam ini, apakah Aku pakai saja gaun pemberian Ilham dulu? Lebih baik Aku cepat pulang saja, agar lebih banyak waktu untuk bersiap. Aku pun mengendarai motor dengan cepat, tak sabar ingin pulang ke rumah.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

dengkus Wati. Wati kembali ke dalam kamarnya, lalu mengambil satu tabel obat pelancar BAB yang disimpannya di bawah bantal. Seminggu yang lalu Wati kesulitan ke belakang, hingga ia terpaksa membeli obat itu. Masih ada tablet yang tersisa. Wati membawa tablet itu ke dapur lalu menggerusnya dengan cobek hingga menjadi bubuk. Bubuk obat diambil Wati dengan hati-hati, lalu ia tuangkan ke dalam botol minuman pelancar haid.
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Bu Rosalina memperlihatkan sebuah botol yang di dalamnya berisi madu yang kental. "Madu, Bi?" "Iya, tapi ini bukan madu biasa." "Madu ini adalah minyak madu yang bisa menyembuhkan sakit apapun terutama luka parah." Jelasnya. "Izinkan Bibi untuk mengguyur Desti dan Tania menggunakan minyak madu ini." "Iya, Bi. Silahkan. Sebelumnya saya mengucapkan terimakasih banyak ya karena sudah mau membantu kami, Bi." Kata Sumelika.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
Pusaka Warisan Semut Rangrang

Pusaka Warisan Semut Rangrang

jawab Madun sambil salah tingkah. Siska mendekat ke arah Madun, ia memegang lengan Madun yang besar dan berotot. "Memang perlu, Madun. Linggis yang hebat itu butuh perawatan mesin yang rutin. Kalau kamu mau, di klinik saya punya stok madu murni yang bisa bikin performa kamu makin beringas sepuluh kali lipat." "Waduh, sepuluh kali lipat? Bisa-bisa karung beras di pasar saya panggul pakai gigi kalau begitu," kelakar Madun, membuat kedua wanita cantik itu tertawa bersamaan.
5.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
Batal Di Madu

Batal Di Madu

tanya Rama begitu sampai di meja makan. “Selamat pagi, Sayang.” Rama masih berdiri memperhatikan perilaku ibunya yang tak biasa ini. “Kenapa Mama melakukan hal ini?” tanya Rama lagi. Clarissa tetap sibuk menyajikan makanan kesukaan Rama yaitu nasi goreng dengan ayam asam manis yang sudah tersaji dengan sempurna di atas meja makan. Bahkan aroma menyengat dari masakan itu sebenarnya sudah membuat Rama terhipnotis.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

Sarang heksagonal sudah tertutup, pertanda madu sudah matang. "Kok tidak ambil yang itu?" tanya Alex menunjuk frame dengan sarang berwarna hitam. "Itu sarang madu yang tua, sarang lama yang diisi kembali. Jadi tidak bisa dimakan. Kalau ini, masih baru. Jadi malamnya masih berwarna muda dan bisa dicerna perut. Ayok kita makan di sana," ajakku setelah berterima kasih kepada karyawan tadi.
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
Madu dari Mertua dan Ipar

Madu dari Mertua dan Ipar

"Makanya aku pengen sekali tahu soal pribadi Nini yang kamu tahu Yum." "Hmm, benar apa yang dikatakan Mamah jika Nini selalu minjam uang padaku setiap minggunya selama 6 bulan sebelum semuanya terbongkar. Awalnya memang aku percaya saja apa yang dikatakan Nini, tapi setelah ditelusuri juga pada akhirnya baru aku tahu jikalau Nini makai obat terlarang kak..." "Haa, apaaaa? Narkoba* maksud kamu, Yum?" Mataku seakan keluar dari tempatnya mendengar apa yang diucapkan Yumna.
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 283 kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
Jebakan Meluluhkan Hati Pengacara Dingin

Jebakan Meluluhkan Hati Pengacara Dingin

Terdengar suara yang jernih dari belakang. Natalie menoleh dan melihat wajah Harvey yang tampan dan penuh energi. Dia melangkah mendekat, lalu membuka lemari dan mengambil madu dari dalam. "Madu ini mengandung energi alami, baik sekali untuk kesehatan tubuh. Coba kamu cicipi." Harvey mengambilkan dua sendok madu ke gelas air Natalie, matanya tampak berseri-seri ketika memandangnya.
10105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai mad honey
Tampilkan Ulasan (25)
Baca
+Pustaka
Empat Lapan
Thor kenapa up bab nya di kurangi...padahal sudah bagus sehari up bab 4...lah ini kurang 2...seharusnya di tambahin/lebihkan bukanmalahdikurangi...Apa mungkin karena readers nya makin banyak jadi Authornya nya mulai sombong ..........
Ikeu Kodila
ini kayaknya kalo perhari up 6 atau 8 bab bisa trending 1 kek judulnya Dosenku disiang hari Suamiku dimalam hari deh soalnya cerita dan bahasanya tuh ga bikin cringe ngalir aja tapi sayang cuman 4bab perhari padahal bagus banget ceritanya
Baca Semua Ulasan
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

Tapi tatapan Lynx yang tajam beberapa kali pula membuat mereka mundur. “Kalian mau?” Aku menawarkan mereka salah satu camilan favoritku. Bunga berwarna warni yang dikeringkan lalu diselimuti lapisan caramel yang terbuat dari campuran madu lebah dan nektar bunga. Rasanya manis dan saat bagian bunganya dikunyah akan muncul rasa sedikit asam dan segar yang sangat enak.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 134 kali sebagai mad honey
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status