Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

"Ya ampuun ... benar-benar kebangetan itu Yana dan bu Marni!" "Na'uzubillahiminzalik, saya jadi merinding disko. Berani juga sumpah di atas Al-Quran ya, Bu! Hiii." Aku paham apa yang mereka bahas. Siapapun yang membaca isi pesan kakak beradik itu, pasti bisa menghasilkan aliran listrik 600 watt hingga darah yang berada di otak mampu mendidih. Ya, pesan-pesan yang dikirimkan Mbak yana buat Mas Bima tak lain hanya untuk urusan uang, uang dan uang.
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
MARBOT MASJID ITU TERNYATA KAYA

MARBOT MASJID ITU TERNYATA KAYA

kata Bu Normah sambil diiringi senyuman. "Mama, matre," potong Bima. "Nggak ada yang namanya perempuan nggak matre termasuk Mama. Memang uang tidak lah segalanya. Tapi, dengan uang bisa membeli segalanya," jawabnya melirik ke arah Bima. "Kan selama ini Mama selalu Papa berikan uang cukup. Apa masih kurang banyak?" tanya Pak Satria penuh penekanan.
9.522.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 558 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

“Ada yang lebih penting dari sekadar cinta. Kau tahu apa?” Hening sejenak. Keduanya saling bertukar pandang. Sampai suara Rhea kembali terdengar. “Uang dan kekuasaan!” tambahnya. “Cih! Aku tak menyangka wanita sepertimu membahas uang dan kekuasaan. Padahal sudah jelas, kau memiliki keduanya tanpa perlu menjilat keluarga Mahardika!” cibir Bara.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
Dicerai Suami Jahat, Diratukan Konglomerat

Dicerai Suami Jahat, Diratukan Konglomerat

teriak Wihaldy lagi sambil berkacak pinggang Di depannya Danisha mendongak, mengerutkan kening sambil bangkit berdiri. "Apa? Uang?" Danisha benar-benar tidak mengerti, mengapa Wihaldy membicarakan masalah uang? Padahal dirinya melakukan hal ini bukan karena kekurangan uang. "Apa menurutmu uang adalah segalanya?" tanyanya dengan pelan. "Kalau menurutku, tidak! Uang bukanlah segalanya!" Danisha menjawab pertanyaannya sendiri.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
Suami Super Kaya

Suami Super Kaya

ekspresinya datar dan tidak bisa diartikan. Echa mengangguk, “Iya, Om.” Merasa kepalang tanggung, dia pun memberanikan diri melanjutkan ucapannya. “sebenarnya kami juga butuh uang 8 miliar untuk menghidupkan kembali perusahaan kami. Papa sakit karena–” Belum selesai Echa berbicara, suara seorang wanita menyahut dari kejahuan, “Di sini bukan pabrik uang!”
1022.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 859 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
My Boss My Enemy

My Boss My Enemy

Sekalian juga minuman manis, karena otakmu memerlukan itu! "Apa-apan kau! Aku tidak butuh uangmu!"seru Kallica menolak dengan tegas. "Jangan jual mahal lo Kallica. Lu butuh uang oiii, lu peras aja si babon ini. Uang tiga ratus ribu bagaikan seperti eek cicak untuknya,"sorak hati Kallica sedangkan mata Kallica tidak lepas dari uang yang diulurkan Bara kepadanya.
1.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
Pelakor dan mantan suami

Pelakor dan mantan suami

"Gak mahal kok bang Iwan, cuma limapuluh lima juta saja.." "Wah saya belum ada uangnya kalau segitu pak haji.. tinggi sekali," "Ya sudah gak apa-apa... kalau belum ada uangnya" Hening sesaat, pak haji Mahmud mereguk kopi pahitnya. "Gak boleh ditawar pak?" Pak haji Mahmud berpikir sesaat,
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

KUBALAS HINAANMU DENGAN UANGKU

BAB 88 Menerka-nerka Sebenarnya jika uang itu sudah berkurang tak masalah bagi Nanda. Tapi ternyata tidak hanya berkurang tapi juga tandas tak tersisa. "Hutang yang mana lagi, Bu?" tanya Nanda pelan penuh kehati-hatian. Ada rasa tak nyaman menanyakan hal yang dianggapnya bukan ranahnya. Tapi bagaimanapun itu uang bernilai sangat banyak. Yang awalnya Nanda pikir jika dibelikan sapi atau kambing semua bisa mendapatkan hasilnya.
1020.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 682 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

Aku Bukan Mesin Pencetak Uang

decih Mas Adam dengan wajah kesal. 'Memang ibu cerita apa?' batinku. "Memangnya Ibu menceritakan apa sama Mas Adam?" balasku penasaran. "Semuanya. Jika kamu tidak memiliki uang mengapa kamu memberikan uangmu pada panti asuhan Pak haji. Kamu pikir Mas ngak tau!" decih Mas Adam dengan nada sinis.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

"Minjem 2 juta doang bahasannya ngerembet kemana-mana, kalau enggak ikhlas ya udah pungkas nolak kasih duit." Oh, mereka membahas uang. Bima yang sebelumnya terlihat meninggalkan Bagaspati sekarang berbalik mendengar ucapan adik kandungnya itu. "Usiamu berapa Gas? Mikir! Nenek enggak selalu bisa diandelin buat minta uang, begitupun orang tua kita. Kamu udah lulus kuliah, cari kerja yang bener!!! Jangan sibuk nge-band terus!" desis Bima berapi-api.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 295 kali sebagai mahardika uang bicara
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status