Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Merajut Asa

Merajut Asa

"Padahal jika sedang stres, menonton film sambil memakan kudapan membuat lebih rileks." Joseph tersenyum penuh arti. Jovita membaca bahasa tubuh Joseph. "Mengapa kamu tersenyum? Apakah pria tidak pernah melakukan itu? Makan camilan sambil menonton film jika sedang gundah?" Senyum di bibir tipis Joseph kian merekah. "Tentu saja kadang pria melakukannya. Bukan itu alasanku." "Lalu apa?" "Kamu benar-benar punya banyak energi untuk bicara dan selalu bisa menyambungkan pembicaraan," sahut Joseph terkekeh.
1062.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai makan sambil tiduran
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Moy
Terima kasih sudah membuat bacaan yang luar biasa. Saya benar2 hanyut dalam ceritanya, karena ceritanya benar-benar hidup, tidak mudah ditebak dan pembaca bisa merasakan dilokasi yg ada dalam cerita. Sungguh serasa baca living books dengan asupan subjek bidang psikologi. Dan ternyata ini kisah nyata
asta
Hampir satu tahun istirahat, jeda di Bab 68. Begitu balik untuk menyelesaikannya, untuk mengisi waktu berpuasa, ternyata isi ceritanya berubah. Saya belum menyelesaikan cerita sebelumnya. Saya mengingatnya tentang seorang ibu satu anak yang diceraikan dan tinggal bersama keluarga Swedia di US. (-_-)
Baca Semua Ulasan
Waltz 101

Waltz 101

tanya Hasung sembari merangkak turun dengan malas. “Eey!” Lian menggeleng. “Kau sudah bukan anak kecil lagi. Kau tidak boleh menyantap makanan di atas tempat tidur. Itu akan membuat selimutmu bau dan kau tidak akan menyukai selimutmu lagi.” “Bahkan, meskipun sudah tua, orang sakit akan tetap makan di atas tempat tidurnya. Sekarang aku tidak yakin apa kau benar-benar belajar keperawatan dengan benar atau tidak,” gerutu Hasung.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Teman Tidur Suamiku

Teman Tidur Suamiku

Pertanyaan itu dilontarkan Elia dengan nada santai, tanpa menoleh, sambil dengan telaten menuangkan nasi putih dari rice cooker ke piring sang putra. Ilham menghentikan gerakan mengunyahnya sejenak. Ia meneguk habis teh manisnya yang sudah mendingin, merasakan sensasi pahitnya sebelum menjawab. “Jam satu, Bu. Aku ketiduran di kantor.” Kebohongan itu meluncur mulus, tanpa hambatan, seperti air yang dialirkan. Ia memang ketiduran, tetapi hati kecilnya tahu, tempat tidurnya semalam bukanlah di kantornya yang dingin, melainkan pelukan hangat seorang istri.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Kuambil selembar note yang ada di atas meja, membacanya sekilas dan terbahak karena pesan yang tertulis sungguh menyebalkan. [Selamat menikmati makan malam ini, jika mau dipanaskan bisa menggunakan microwave yang ada di dapur. Usahakan makan sate dan steaknya, karena akan menambah stamina untuk mengawali tanam benih malam ini. Dhanis.] “Kenapa, Mas? Kok tertawa sendiri?” suara Gianira menginterupsi tawaku, mungkin saking kerasnya aku tertawa hingga terdengar sampai kamar tidur kami.
1061.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Cinta yang Angkuh

Cinta yang Angkuh

Dia cemberut padanya saat dia menjatuhkan diri ke tempat tidurnya, berbaring miring sambil berbicara dengannya. “Nggak ada apa-apa. Jadi, kamu mau tiduran dan bicara sama aku seperti ini?” “Tentu saja. Tiduran sambil bicara nggak bikin pegal. Kamu juga harus berbaring di tempat tidur dan bicara sama aku. Ayo, cepat.”
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 350 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

sontaknya,meraih semangkuk nasi bercampur sayur kuah bening. Hanya hidangan itu yang tidak mengandung minyak dan cocok dikonsumsi orang sakit. "Tidak. Bawa pergi, aku hanya ingin tidur!" tolak Nathan,kembali menutup mata. "Ih, ga boleh! Ayo makan dulu, nanti kalau udah makan baru boleh tidur." rengek Thea,kembali menarik area kelopak mata. "Ck. Sudahlah, biarkan disana."
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

"Harganya murah, rasanya enak, porsinya gede. Tapi jam segini sudah sepi. Penghuni apartemen ini rata-rata punya gaya hidup sehat, makan malam nggak lewat jam 6 sore…" “Biasanya aku juga nggak mau kemaleman maemnya. Tapi ini bodo amat lah. Kelaparan aku…” kata Larasati. “Hehehe. Makan ya makan aja. Nggak usah terlalu mikir. Makan jam berapapun jadi nggak sehat kalau habis makan terus tidur….” Kata Adit. “Berarti, ini nanti kita nggak boleh langsung tidur kan? Baiknya olah raga memang!” kata Larasati sambil terkekeh ambigu.
10583.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.8K kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Istri Cantik Tuan Dominic

Istri Cantik Tuan Dominic

Ia hanya bisa menaruh telapak tangannya di perut dengan harapan bahwa rasa laparnya akan berganti dengan rasa kantuk yang mungkin akan membuatnya terlelap. Serena bisa makan besok pagi saja. Namun alih-alih merasa pulas, Serena mendapati ia tidak bisa tidur sama sekali. Perutnya berulang kali berbunyi. Bagaimana tidak, Ia hanya makan siang tadi setelah memberikan Aarav bekal untuk dibawa ke kantor. Setelah itu, Serena mengerjakan pekerjaan rumah dan memasak dengan harapan jika pria itu akan bersedia makan malam bersamanya. Namun nyatanya Aarav lebih memilih beristirahat.
109.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Warning: Bos Galak!

Warning: Bos Galak!

Viano mengukir senyum. * "Nes!" Kebiasaan kalau jalan kelamaan sedikit--ditambah perut kenyang--bisa tidur di mobil. Bagaimana tidak kenyang? Mereka tadi cicip sekitar dua belas menu utama, ditambah aneka pastry. Pastinya biar sedikit-sedikit kalau sering, ya bisa bikin perut kenyang. Buka mata, Nesta meregangkan tubuh. Tengok sekitar sudah sampai kosan rupanya.
24.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

Untuk kali ini ia memilih untuk langsung membaringkan tubuhnya dengan nyaman, mengabaikan ingatannya kalau tidur setelah makan hanya akan membuat perut menjadi buncit. "Nggak apalah, nanti kan bisa work out bareng Om ganteng. Hehehe." Nala kembali terkekeh pelan di ujung rasa kantuknya karena dipermainkan oleh pikirannya sendiri. Sebelum setelahnya ia memukul kepalanya pelan menggunakan kepalan tangannya sendiri.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai makan sambil tiduran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status