JANGAN MENCINTAIKU, PAMAN!
“Apa kau berencana untuk menjadi kelaparan hari ini? Pergi dengan perut kosong?’ Hide membaca dengan tepat, saat melihat niat Ayu untuk keluar dari dapur tanpa sarapan. Ayu memang sudah berniat untuk membeli sandwich di stasiun, karena tidak ingin membuang waktu untuk makan.
Tapi saat mendengar geraman Hide tadi, Ayu akhirnya mengambil mangkuk dan menyendok nasi ke dalam mangkuk itu.
“Duduk yang benar!” Hide kembali menegur, saat melihat Ayu mencoba makan sambil berdiri. Seperti kebiasaan yang dilakukannya di rumah Kaito. Tapi kali ini untuk menghindari Hide, bukan Kaede.