Revenge
Karangan bunga anggrek hitam dan mawar merah itu mulai terlihat layu, tapi tulisan jawa itu masih terbaca.
Sari menutup mulutnya. Glagah tampak geram. Darma menghela napasnya berat. Sementara Diara, kebingungan dengan reaksi semua orang, dia tak bisa membaca aksara jawa itu. Tapi, melihat semua orang tampak tak suka, membuat Diara berpikir, pasti tulisan itu mengandung makna yang tidak baik.
“Aku juga masih menyelidiki siapa pengirimnya. Kemungkinan besar, pengirimnya sama dengan pelaku penyerangan. Mari kita kembali ke dalam, agar lebih leluasa berbicara,” ajak Laut.
Hot Chapters