KEMBALINYA SANG RATU
Dengan semangat dan kerja keras, Sinta dan Jun berharap dapat menginspirasi orang lain untuk ikut berkontribusi dalam pelestarian alam.
Ketika mereka meninggalkan dunia Bunian, Sinta membawa sebuah benda pusaka dari Lakina Bunian: sebuah batu kecil bercahaya yang disebut Batu Kankilo dalam masyarakat Bunian; batu ini dikenal dengan nama Merah Delima. Batu ini melambangkan keharmonisan antara manusia dan alam, serta menjadi simbol perjuangan mereka untuk Lambusango. Batu ini yang akan membantu dalam perjuangan membela hutan Lambusango.
Jun, yang masih terpesona oleh pengalaman mereka, berkata, “Aku ingin kembali ke sana suatu hari nanti.”