Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Batal Di Madu

Batal Di Madu

marah Raga masih menjadi-jadi. “Sayang, Mami tahu kamu sangat kecewa dengan Mami. Mami tidak menampik semua itu. Jika kesalahan masa lalu masih membekas di hati kamu, keluarkan. Caci maki Mami sepuas kamu. Mami enggak marah karena memang Mami yang salah. Tapi jangan salahkan Viona dalam hal ini. Kami hanya kebetulan bertemu di panti jompo itu. Dan Mami baru tahu kalau kamu sudah menikah dengan Viona. Mami senang kamu sudah memiliki pendamping yang setia dan sangat mencintaimu, tapi ...”
7.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 300 Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
Bukan Siti Nurbaya

Bukan Siti Nurbaya

Ella paling benci dengan sebuah penolakan. "Mau apalagi kamu menemui anak saya?" tanya Indah sinis. "Saya cuma mau minta maaf, Ma." Indah tergelak. "Ha ha ha... Anak saya sudah tidak butuh maaf dari kamu. Sudah terlambat, La. Lucu sekali kamu baru minta maaf sekarang." "Oh ya satu lagi, jangan pernah panggil saya Mama. Saya bukan Ibu kamu, dan saya benci dipanggil Ibu oleh wanita biadab sepertimu," ucap Indah sarkas.
1010.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 294 Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
Terjerat Pesona Model Arogan

Terjerat Pesona Model Arogan

Dia merasa begitu bersyukur, karena Tuhan sudah berbaik hati mempertemukan dirinya dengan Fio dan keluarga ini. "Matty bisa main catur??" Tanya Dimas saat mereka telah selesai makan malam dan berkumpul di halaman belakang rumah. "Nggak bisa Om." Ujar Matty sambil tersenyum "Okey.." "Tapi saya jago main pingpong." Sahut Matty cepat sambil menunjuk meja pingpong yang ada di teras. "Pingpong?" Tanya Dimas yang hanya diangguki Matty.
9.922.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 734 Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
AIR MATA PERNIKAHAN

AIR MATA PERNIKAHAN

kata mama dengan wajah bersinar. Mas Bara muncul dengan wajah pura-pura bahagia. Ia tersenyum dan duduk di sebelah mama. Karena Mirna pergi ke dapur. “Resep baru ya, Ma?” tanyaku seolah ikut antusias. “Iya, tahu bacem. Kamu belum pernah 'kan dapat resep tahu bacem dari mama?” tanya mama melihat kedua mataku. Aku menggeleng. “ Belum, Ma. Tapi Bella pernah nyoba sih. Tapi kurang enak aja. Bella pernah nyobain di warteg, Mah,”
107.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 165 Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Untungnya, suamiku merasa kasihan dan meminta ibu mertua untuk memanggilkan terapis laktasi. Namun yang tak kuduga, yang mengetuk pintu rumahku keesokan harinya adalah pria muda setinggi 185 cm. “Halo kak, namaku Jeff, seorang terapis laktasi.” Kok laki-laki? Melihat pria muda di depanku yang tampak ceria, ramah dan sepertinya beberapa tahun lebih muda dariku, tanpa sadar aku pun mengerutkan kening.
2.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
Istri Rahasia Kepala Sekolah

Istri Rahasia Kepala Sekolah

Naasnya, Malati bahkan tak mampu sekedar menangkap bola basket yang dioper oleh kawannya karena keburu takut melihat penampakan bola besar itu. Tak menyerah, Risa menganjurkan Malati untuk berolahraga bermain badminton saja. Badminton hanya menggunakan bola kok yang kecil. Naasnya, setelah berlatih cukup sering, Malati masih tak mampu menangkis bola yang datang menghadang dari lawannya. Sekali, dua kali, Risa masih memaklumi sahabatnya yang memang memiliki jiwa yang tak pantang menyerah kendati gagal terus.
1041.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.4K Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
Nona Incaran Ketua Mafia

Nona Incaran Ketua Mafia

Ketiganya menyapa hangat. "Tidak disangka akan bertemu disini." Kata Matteo. Chiara tersenyum dengan ramah. "Kami juga kaget. Cara main kalian... luar biasa. Kalian sering main biliar?" Matteo tertawa ringan. "Cukup sering." Luca hanya tersenyum tipis, pandangannya sempat singgah pada Bella sebelum kembali ke meja. Adrian menambahkan dengan sopan, "Bola yang kalian bidik selalu masuk. Jelas pemain pro."
104.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 147 Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
Gairah Liar Playboy Tajir

Gairah Liar Playboy Tajir

puji Itang pada dirinya sendiri seraya menyerahkan cermin bulat berdiameter 20cm ke tangan Matthew. Maria aka Matthew tersenyum manis ke cermin itu. "Beautiful lady! Pacarku pasti bakal suka sama wajah cantikku ini. Thank you, Itang. Bayarannya kutransfer ke rekeningmu sekarang, okay?" ujarnya yang mendapat senyuman lebar dari Itang Junaedi.
10258.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 8.3K Beses bilang mata indah bola pingpong
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status