Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Tak Ternilai

Menantu Tak Ternilai

Karena tidak bisa konsentrasi akibat rasa sakit yang dialaminya, Charlie merelakan serangan lanjutan yang dilepaskan oleh Matsuya mengenai telak pada perutnya hingga membuat Charlie tersungkur ke belakang. Matsuya berdiri di hadapan Charlie. Lalu dia berkata, "Kamu belum mengetahui tentang aku dan juga keluargaku, jadi jangan berlagak dirimu mengenal aku dan keluargaku dengan sangat baik. Pasalnya aku dan keluargaku jauh di atas dirimu!" Matsuya menggerakkan tangan kanannya untuk memegang tsuka atau gagang katana. Dia berniat untuk langsung menyiapkan Charlie di sini dan saat ini juga.
8.130.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Suami yang dijual itu ternyata Dewa Perang

Sorot matanya kini benar-benar berubah dingin, dingin seperti seseorang yang sudah terlalu sering menghadapi kematian hingga tidak lagi takut pada apa pun. Mahesa memperhatikan perubahan aura Indra dengan napas berat, karena ia tahu persis ekspresi tersebut bukan milik pria biasa. Itu adalah wajah seseorang yang sedang perlahan kembali menjadi monster perang yang dulu ditakuti banyak negara. Dan hal paling mengerikan adalah… Indra biasanya hanya menunjukkan tatapan seperti itu beberapa saat sebelum darah mulai tumpah.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Matanya adalah ungu nebula yang stabil, memancarkan kecerdasan dan kekuatan yang melampaui segala sesuatu di bumi. Di sampingnya, berdiri seorang anak laki-laki yang tampak berusia tujuh tahun—hasil dari pertumbuhan instan sang janin yang telah menyerap jutaan energi jiwa. Anak itu memiliki wajah yang sangat mirip dengan Arka, namun dengan tatapan mata Valerie yang tajam. "Arka...?" bisik Valerie, mengulurkan tangannya yang gemetar.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

PEMBALASAN DENDAM SANG DEWA DARI JURANG NAGA HITAM

“Ini... bukan warisan biasa…” --- Suara ayahnya muncul lagi dari dalam ruang tersebut, seperti rekaman terakhir. “Yuan’er... ini adalah ‘Mata Asal’. Satu-satunya mata yang bisa melihat garis takdir semua makhluk. Dengan ini, kau bisa mengubah... bahkan menghancurkan takdir.” “Tapi ada harga. Jika kau menggunakannya... maka satu orang yang kau cintai... akan benar-benar menghilang dari dunia. Bahkan dari ingatanmu sendiri.”
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Reinkarnasi Sang Dewa Perang

Sebaliknya, ia membawa kedamaian. Sebuah sosok muncul dari cahaya itu, anggun dan memancarkan aura hangat seperti mentari pagi. Wanita itu mengenakan pakaian berlapis sutra putih berhiaskan motif bunga sakura. Rambut hitam panjangnya berkilauan, dan matanya yang bercahaya keemasan memandang langsung ke arah Arjuna. Pak Budi terdiam sejenak sebelum ia berbisik, “Amaterasu…”
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Legenda Dewa Cahaya

Legenda Dewa Cahaya

Dalam pandangan matanya dia saat ini adalah, Tatsuka musuh yang harus dikalahkan, apapun dan bagaimana pun itu caranya. Perisai Langit itu mulai retak dan pecah. Dewi Amaterasu yang hendak menolong anak Gadis nya tidak memiliki kecepatan sehebat Kojiro yang memang memiliki kecepatan luar biasa. Saat Perisai Langit milik Tatsuka hancur dan meledak, satu sinar merah muncul secara tiba-tiba lalu terjadilah ledakan dahsyat yang tercipta karena kekuatan petir milik Kojiro tertahan oleh sesuatu. Tatsuka roboh di atas tanah. Wajahnya pucat dan dia menatap kearah satu sosok yang tidak lain adalah ayahnya, Batara Geni.
1076.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Hayu

Hayu

Dia hanya berpura-pura kesakitan. “Aku tahu, tapi kamu manusia biasa, bukan wonder woman jadi wajar kalau aku khawatir padamu. Omong-omong kamu nggak akan menyuruhku memindahkan gunung, kan? Atau meminta candi dalam semalam?” “Memangnya aku Roro Jonggrang.” Kini giliran Hayu yang tertawa terbahak. Dia mencubit pinggang Candra. “Jangan memancingku, Hayu. Jadi apa yang dikatakan Mama padamu? Misi apa yang sedang Mama jalankan kali ini, sampai-sampai dia datang di jam-jam rawan begini.”
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Indra Keenam

Indra Keenam

Tak lama saat aku mulai merilekskan tubuh ku tiba-tiba penglihatan itu kembali muncul namun kali ini si gadis malang itu selah datang dan menarik aku kedalam bak mandi ku sampai tenggelam persis seperti ia di tenggelamkan dalam bak berisi air tempat kematiannya. Aku meronta dan ketakutan kemudian akau menjerit dan tersadar. Bahwa aku hanya mengalami penglihatan. Ini lah awal mula aku mulai merasakan hal aneh dalam diriku. Dan yang akan memulai perjalanan hidupku yang baru. Ini adalah kisah ku memiliki Indra ke enam . Aku bernama Andrew Paxly dari keluarga Paxly. ...
4.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
MATI RASA

MATI RASA

Aku tu sakit tau kamu giniin! Terdengar suara lirih disertai Isak tangis dari Nadira wanita yang berprofesi sebagai model karena wajahnya yang cukup manis, dengan perawakan tubuhnya yang seksi dan selalu tampil modis.Telepon masih tersambung namun tidak terdengar suara apapun kecuali tanisan Nadira, membuat Farhan merasa bersalah atas ucapannya yang kasar pada kekasih hatinya itu.
107.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Mata Elang

Mata Elang

Anita melihat mamanya yang berjalan keluar sambil memasang kacamata yang tergantung di lehernya untuk melihat siapa yang datang. “Ternyata kamu, Vanya!!” seru mama Anita, lalu dia beralih memandang Anthony kemudian ke Anita dengan raut wajah penuh tanda tanya, “Siapa lelaki itu?” Anita berjalan menghampiri mama sambil merangkulnya, dia tersenyum dan menjawab, “Kenalkan dia, Anthony kekasihnya Vanya, Ma.”
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai mata indra otsutsuki
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status