Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dosa dalam Cinta

Dosa dalam Cinta

Mata Satrio membakar, terbakar oleh rasa takut dan kepedihan, air mata mengalir deras, jatuh di wajah Citra yang pucat, bercampur dengan keringat dan darah yang mengalir dari luka terbuka, menciptakan jejak luka yang basah dan merah di kulitnya yang dingin, seperti ukiran keputusasaan yang membekas. Sekar menutup mulutnya, tubuhnya bergetar hebat. Di matanya, semua terasa seperti pertunjukan neraka yang tak berujung. Ketakutan dan kesedihan menusuk tulang-tulangnya, menciptakan rasa putus asa yang melumpuhkan. Dunia runtuh di sekelilingnya, dan untuk sesaat, ia ingin menyerah, ingin berteriak pada langit, ingin berhenti. Apa gunanya semua ini? Apa gunanya melawan jika setiap langkah hanya me
1.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

“Bunda cuma berusaha, Nak.” Dion muncul dari ruang tamu. “Laku berapa?” Aku menatapnya singkat. “Sedikit. Tapi cukup buat malam ini.” Dia mengangguk pelan tanpa kata, lalu kembali duduk. Sunyi terasa panjang. Tapi hatiku sakit. Lumayan itu sangat tipis. Kadang aku merasa tidak ada yang melihat perjuanganku, tidak ada yang mengerti betapa beratnya semua ini.
825 viewsCompletedAdded to Library 28 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
Penguasa Pedang

Penguasa Pedang

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Hamparan dataran luas, sejauh mata memandang, seluruhnya berwarna merah gelap, membawa perasaan suram dan mencekam.
1012.8K viewsOngoingAdded to Library 488 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
Sepanas Belaian Chef Jonathan

Sepanas Belaian Chef Jonathan

Pandangan mata Pamungkas terus menatap langit-langit rumah sakit hingga tanpa sadar langit-langit itu membentuk sesuatu berwarna hitam seperti asap yang mendekati wajahnya. Sedikit demi sedikit awan itu mendekati wajahnya dan Pamungkas merasakan rasa panas bercampur perih yang teramat sangat menyakitkan hingga membuat Pamungkas menitikkan air mata. Dengan segala daya upaya Pamungkas berjuang untuk menggerakkan badannya namun, nihil ia seperti terpasung dalam rasa sakit hingga membuat ia akhirnya hanya bisa merintih dan menangis dalam perih yang disebabkan oleh awan itu. Awan itu makin mendekat dan akhirnya membekap wajah Pamungkas hingga membuat Pamungkas menjerit kesakitan dalam diam karena
10131.1K viewsOngoingAdded to Library 3.7K Times as mata perih dan buram
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

beber Vanya. “Ehmm!!! Memang susah jika orang yang tidak mengenal Mawar duri dengan baik, pasti akan percaya saja,” “Ahh!!! Aku tidak tahu!! Rugi aku memikirkan si Mawar berduri itu!!! Bikin sakit kepala saja!!!” protes Anita.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

“Ilham! Hei, lihat gue!” Ilham memaksa membuka kedua matanya yang tersisa, tapi pandangannya buram, seperti kabut tebal menutupi segalanya. “Bang… gelap banget. Gue nggak bisa… ngerasain lagi…” Suaranya pecah. “Mata ketiga gue… udah hilang.” Seketika, suara tawa induk kelabang menggema. > “Hilanglah satu-satunya mata yang bisa menembus kami. Sekarang kalian buta terhadap kebenaran yang merayap di bawah tanah ini.”
102.1K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

Mata Tania yang berkaca-kaca tampak sayu, dan suaranya lembut, "Percaya, percaya." Tania menggigit bahunya dengan keras. "Siapa suruh kau macam-macam!" Tatapan Harry menggelap, dia menjadi semakin tak terkendali. Akhirnya, Tania menutup matanya dan tertidur lelap. Malah kemabukan Harry yang telah mereda setelah ‘olahraga’ tadi, jadi dia menatap wanita berpipi kemerahan di pelukannya. Perkataannya tulus.
23.2K viewsCompletedAdded to Library 787 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
Mimpi Terburuk

Mimpi Terburuk

dan tulisan "Tempatmu di Neraka!" Orang orang yang menyaksikan tampak bergidik ngeri melihat mayat yang rusak terbujur kaku itu, ada sebagian warga yang menutup hidungnya karena tercium bau menyengat dari mayat itu. Terlihat mayat yang ditandu itu mulutnya rusak bekas sayatan pisau, dari jari jarinya menghitam, dan di jari jari mayat tersebut tidak ada kuku kuku mayat tersebut.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 458 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
Jasper dan Misteri Sang Raja Kerajaan Almekia

Jasper dan Misteri Sang Raja Kerajaan Almekia

"Gelap! Dingin! Sakit!" "Kenapa sekujur tubuhku rasanya sangat sakit semua? Rasanya seperti ditusuk ribuan duri tajam. Perih, nyeri, ngilu semuanya bercampur menjadi satu ..." "Aku di mana? Kenapa aku tidak bisa melihat apa-apa? Yang ada hanyalah kegelapan pekat tanpa secerca cahaya!"
1012.2K viewsCompletedAdded to Library 243 Times as mata perih dan buram
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status