Madu yang Kupilih untuk Suamiku
Rupanya ia benar-benar berniat untuk menyiapkan liburan kami sesempurna mungkin.
Sore yang indah kami habiskan di Pantai ini, semilir angin dan desiran ombak pun terdengar di telingaku.
"Mas matahari nya mulai terbenam," ucap ku.
"Iya Dek, bagus ya warnanya kuning keemasan," kata suamiku menatap sang mentari.
"Iya Mas, habis ini kita sholat maghrib ya Mas," ajak ku.
"Iya Dek, nanti kita cari mushola ya," ucapnya memandang wajahku.