Wonderstruck
“Co, aku nggak salah dengar, kan? Barusan kamu bilang....”
Marco menukas, “Aku jatuh cinta sama kamu, Nef. Aku penginnya kamu jadi pacarku. Aku nggak puas kalau kita cuma temenan doang.” Hening. Satu, dua, tiga detik. “Tapi, kalau kamu nggak punya perasaan apa pun sama aku, kuharap kita nggak lantas jadi musuhan. Aku tetap pengin kamu main ke sini kayak biasa.”