Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Memoar Rasa

Memoar Rasa

Dan saat aku pergi ke dapur, benar saja, Bunga sedang mengoprek-oprek sesuatu. "Sayang, kamu lagi ngapain?" Tanyaku keheranan. "Ohh mas udah bangun..hehehe...maaf ya kalau berisik.." "Eh gapapa kok, justru aku bingung, kamu lagi ngapain ini?" "Ini mas, aku lagi buat cemilan buat kita. Kebetulan aku mau nyoba resep yang baru aku dapet, jadi aku mau bikin deh buat cemilan kita malam ini."
2.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
Kulakukan Demi Keluarga

Kulakukan Demi Keluarga

ucapku ragu, ku sodorkan nampan berisi 5 lembar uang kertas berwarna merah ke hadapan Bu Ema. "Silvi, ini untuk kamu! Rezeki kamu, gak usah di tolak!" "Terimakasih Bu." Aku menaruh uang itu ke dalam saku celana jeans ku, dan kembali membawa pesanan untuk di antarkan pada pelanggan yang menunggu pesanannya.
1020.9K viewsCompletedAdded to Library 752 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
Racun Mertua

Racun Mertua

Darah kering tercetak jelas di kemeja putih yang ia kenakan. "Nggak usah, Bang. Nggak masalah. Saya bahkan tidak berniat mencucinya. Setelah pulang nanti saya akan menyimpan kemeja ini, agar menjadi kenangan saat si dede besar nanti. Ia akan tahu bahwa ada seorang lelaki super yang tidak hero dalam hidupnya," jawab Pak Rezi tertawa. Pun begitu juga Bang Raihan. Hanya aku saja, hanya aku yang tidak merasa itu sesuatu hal yang lucu dan pantas di tertawakan.
1020.8K viewsOngoingAdded to Library 456 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
Catatan Utang Seorang Istri

Catatan Utang Seorang Istri

Setengah kantong kresek berisi kacang rebus yang masih mengepulkan asap begitu menggoda seleraku. "Mak! Katanya, kalau hal yang baik, jangan melihat siapa yang menyampaikannya, tapi isi ucapannya. Hadi bilang hal yang baik, Emak malah gak respon," lanjutku. "Dari tadi udah ngucap salam, kalian sibuk banget pacaran, sampai gak dengar suara merdu biduan ini," ujar Emak. Tangannya terus mengupas kacang dan memasukkannya ke mulutnya dan terkadang menyuapi menantunya. Aku malah merasa jadi orang ketiga.
9.315.7K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

Marni berjalan keluar rumah, menyapa beberapa tetangga yanv memang kebetulan melintas dan menegur Marni. "Alhamdulillah sekalian jalan ada aja rezeki, pesenan Jamu berasa kencur sama kunyit asem. Rezeki yo jangan ditolak. Selagi masih sanggup ya diambil." Marni senang sekali masih ada rezeki untuknya dapat orderan Jamu buat acara di salah satu majelis taklim Ibu-Ibu yang mengadakan Buka Bersama. Bist anti mainstream kali yo, buka minum angetan pake Jamu biasanya kan es-esan ini sih Berbuka dengan sehat wal afiat.
108.5K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
Dokter Tampan di Pavilliun

Dokter Tampan di Pavilliun

Aku percaya dengan memberikan semua aset itu, Mas Doddy tak akan kehilangan apapun sebaliknya rizki yang berlimpah akan didapatkan baik oleh Mas Doddy ataupun Mas Deddy. ***** Sore ini Bang Reza mengajak kami semua makan di sebuah resto jepang yang sedang viral. Ibu dan ayah senang selakali sebab setelah dewasa aku dan abang jarang sekali jalan ataupun makan diluar. "Terima kasih, Nak Reza sudah traktir kami semua makan, semoga rizkinya semakin bertambah," ucap ayah. "Amiin ... Alhamdulillah ada rizki jadi gak ada salahnya kalau traktir keluarga sendiri," jawabnya.
107.5K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun

Di dalamnya, terdapat tujuh sesaji: bunga tujuh rupa, ayam cemani yang sudah disembelih, kemenyan, rokok lintingan daun jagung, kue pasar, kendi air dari mata air Gunung Welirang, dan selembar kain putih dari pusaka Ki Harjo. Reza berdiri di tengah lingkaran itu. Tubuhnya gemetar meski ia mencoba terlihat tegar. Di tangannya masih tergenggam surat untuk ibunya, yang baru saja ia titipkan pada Bu Darmi jika nanti ia tak bisa kembali.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 50 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

Akan Kubalas Pengkhianatanmu, Mas!

“Kan aku bilang siapin, Mas. Bukan masakin.” “Ikan dori asam manis sama balado kentang, mau?” imbuhnya cepat. “Terserah kamu ajalah. Belum tentu juga aku selera makan sampe di rumah nanti. Udah capek perjalanan jauh.” Joyce membuka mulutnya masih ingin berbicara, tapi Reza lebih dulu berbicara, ”Udah dulu. Aku masih banyak kerjaan.” Tut tut tut
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 312 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

kata Si nenek. Tanpa pikir panjang Ra Kembar langsung mengambil kendi dan menenggak isinya. Ra Kembar menatap hidangan sederhana di depannya, tiba-tiba perutnya terasa lapar. Dia mengambil sepotong mbili dan memakannya dengan lahap. Dalam sekejap sepiring umbi-umbian rebus itu sudah masuk ke perut Ra Kembar. Nenek itu sedari tadi memandanginya sambil tersenyum.
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 835 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan

Kakakku mengobrol dengan sepupunya tentang sekolah, sementara adikku dan sepupunya berebut paha ayam terbesar di piring. Hidangan makan malam tahun baru memenuhi seluruh meja. Ikan kecap melambangkan rezeki berlimpah setiap tahun, pangsit melambangkan kekayaan yang datang, kue beras melambangkan kenaikan dan kemajuan.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 167 Times as menjemput rezeki
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status