Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN

MERTUAKU MISKIN 2 “Tunggu, Neng!” Suara pedagang daster itu membuatku terpaksa menoleh lagi. “Kenapa?” tanyaku seraya memasang wajah malas. “Ini kembaliannya, Neng.” “Ambil saja, buat beli obat penyumpal mulut, biar nggak asal bicara dan nyakitin hati orang,” kataku membuat dia dan semua wanita di sana terdiam.
9.49.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Kembang api biru yang berlangsung selama satu jam akhirnya padam, meninggalkan tulisan di udara. [Dave & Sheila, Selamat Ulang Tahun Pernikahan Kelima.] Sheila mengalihkan pandangannya dan mengatupkan bibirnya. "Adakan pernikahan tujuh hari lagi, dan pesan tiket pesawat ke Negara Veridia untuk hari itu." "Veridia?" Sekretaris itu terkejut beberapa detik, lalu dengan ragu menasihati, "Nyonya, apa Anda yakin nggak mau pertimbangkan lagi?"
36.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 869 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Merebut Hati Suamiku

Merebut Hati Suamiku

"Ya sudah Umik mau mau ke depan dulu, tolong kamu teruskan membuat jamu untuk menantuku ini, ya, Mbak. Rempahnya diparut, lalu sirihnya di remas-remas saja. Setelah itu beri air dan diperas. Terakhir tambahkan madu, jangan pakai gula." "Baik, Umik," jawab wanita itu dengan menunduk, sehingga aku tidak dapat melihat wajahnya. "Terima kasih, ya, Mbak. Kasihan kalau menantuku nggak minum jamu. Maklum, pengantin baru suka capek karena lagi semangat-semangatnya." Umik tergelak sembari memikul lembut pipiku. Beliau mendaratkan kecupan sayangnya pada keningku dan lantas beranjak dari dapur, menyisakan aku dan wanita cantik berbadan ramping dan baju kurung tersebut.
1063.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Maaf, Merebut Suamimu

Maaf, Merebut Suamimu

kata pelayan wanita itu ketika Gilsha sudah memberitahu apa yang ingin dia pesan. "Kalau begitu aku pesan Tiramisu, Ravioli, Lasagna dan satu pasta carbonara, serta minumnya Lacryma Christi, dan Negrino." Pelayan wanita itu tersenyum setelah dia mencatat semuanya, kemudian pergi dari sana meninggalkan Gilsha seorang diri. Setelah pintu tempat dia ingin bersama Noah itu tertutup, Gilsha melihat gawainya. Noah membalas pesan yang dia kirimkan. Gilsha memberitahu nomor meja yang ada di hadapannya saat ini. Dia mengambil cermin dari dalam tasnya untuk melihat riasan yang ia gunakan, kemudian menambahkan lipstik berwarna merah gelap yang membuat penampilannya terlihat memukau. Pakaian yang Gilsha
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Merebut Hati Suami Dingin

Merebut Hati Suami Dingin

Gadis itu pun memilih menyaksikan acara tv di ruang tengah. Suara dering ponsel membuat gadis itu terperanjat dari posisi nyamannya. Dengan cepat ia menggeser panel hijau untuk menerima panggilan masuk. "Assalamu'alaikum, halo, Ma!" Sapa Nadira. "Waalaikumsalam, gimana kabarnya, Nak?" Suara lembut Mama Rena terdengar dari seberang. "Alhamdulilah, Nadira sehat. Mama dan Papa gimana, sehat 'kan?"
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Me and You

Me and You

Wajahku sudah semerah ini, dia masih tidak mengerti betapa aku sangat gugup berada di dekatnya. Kunaiki anak tangga satu demi satu bersamanya. Suara langkah kami seiras mengikuti tempo yang beraturan. Kurasai jantung ini berdebar dengan kencang. Sangat kencang, lebih kencang dari debar-debar yang pernah kualami sebelumnya. “Aku Liana..”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Suara Azmi sedikit meninggi. Fifi dan Rani terhenyak. Apa? Bau? Fifi dan Rani otomatis mengendus bau tubuhnya. “Wangi, kok Pak. Saya pake merk terkenal loh. Harganya juga mahal.” Fifi malah justru mendekat ke arah Azmi. “Hoek.” Azmi otomatis berlari. Dia tak tahan. Bau parfum milik Fifi membuatnya mual.
9.926.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 630 kali sebagai meri meri
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
Bosku Merenggut Kesucianku

Bosku Merenggut Kesucianku

“Hah ... sekarang giliranku, huh. Apa kamu mencintaiku?” Ziva tersenyum miring dan menggelengkan kepalanya, “Aku tidak Mencintaimu.” Ziva menekan setiap suku katanya. “Perjodohan dibatalkan!” Suara Dewa langsung memenuhi indra pendengaran mereka semua. Dewa tidak ingin mempunyai menantu yang kurang ajar dan juga brengsek. “ Apa maksud, Om?!” bentak Anggara tidak terima dipermainkan seperti ini.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
The Merman

The Merman

Ciuman perpisahan. Keana merasakan Arthur memegang tangannya dan menurunkan satu tangan miliknya dari pundak Arthur. Kemudian Keana merasakan Arthur meletakan sesuatu ke dalam telapak tangannya. Arthur melepaskan ciumannya, Keana pun langsung berdiri. Tubuhnya yang telah basah kini semakin basah. Keana membuka telapak tangannya dan menemukan sebuah mutiara berwarna merah muda.
9.916.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Dia Milikku

Dia Milikku

ujar Feri. "Iya aku tahu kok terimakasih banyak ya kamu sudah mau perhatian kepada aku dan selalu ingin menjadi yang terbaik untukku," ucap Feri. Feri dan juga Lita pun bermesraan di dapur dan tanpa disengaja Sari melihat hal itu. "Ya ampun belum saja 5 menit, kenapa sudah menggoda mas Feri saja itu perempuan memang tidak tahu diri," batin Sari.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai meri meri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status