Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Kembar
Read
+Library
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Banyak makanan terhidang di sana dan semua adalah makanan favoritnya. “Bibi memang selalu mengerti aku.” Gumam Dzi. ia segera mengambil ponselnya dan membuka internet bankingnya, mentransfer sejumlah uang ke rekening Mariyam. Ia segera meletakkan ponselnya kembali ke saku roknya dan memandang kedatangan dua wanita yang akan menemaninya sarapan. “Selamat pagi, Nona. Nona memanggil saya?’
108.9K viewsCompletedAdded to Library 275 Times as meri meri
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Di bawah sana, merespons dorongan yang menghantam dasar perutnya tanpa henti, Karina melengkungkan pinggulnya menantang. "Ahhh! Sayang, aku mau keluar lagi sekarang! Tolong semburin punya kamu di dalam! Penuhin liang aku pakai benih kamu!" Karina menjerit amat nyaring, merasakan orgasme keduanya datang menerjang dengan sensasi yang berlipat ganda.
9.5K viewsOngoingAdded to Library 199 Times as meri meri
Read
+Library
Cinta Kedua Kami

Cinta Kedua Kami

_________Ambar_rawa__________ Yuk komen yuk.. haduh masih berjuang untuk memikat pembac, semoga bulan ini pembacanya melejit.. Amin 🙏
102.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as meri meri
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.4K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as meri meri
Read
+Library
Saat Cinta Menyerah

Saat Cinta Menyerah

Kini justru dengan entengnya diberikan pada orang lain. “Nggak usah dijelaskan,” jawabku pelan. Yang kupikirkan hanya satu, makan malamku—mie nyemek. Aku berbalik, bertumpu pada satu kaki, melangkah ke meja untuk mengambil ponsel, memeriksa status pesananku. “Mbak Manda, ini semua salahku. Tolong jangan marah sama Bang Zayn,” ucap Selena. Suaranya bergetar, matanya berkaca-kaca nyaris menangis.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as meri meri
Read
+Library
Dia Milikku

Dia Milikku

ujar Sari. Bersambung
1.5K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as meri meri
Read
+Library
Keperkasaan Sang Mertua

Keperkasaan Sang Mertua

Dia adalah ayah mertuaku! Aku menggigit bibirku, dengan wajah canggung aku menoleh ke belakang melihat ayah mertua yang wajahnya memerah. Dengan suara kecil aku berkata, "A... Ayah, ini... aku Anna." Setelah mendengarnya, wajah ayah mertua menjadi pucat pasi. Dia mundur beberapa langkah dengan cepat, lalu menarik ritsleting celananya sambil tertawa kikuk.
197.2K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as meri meri
Read
+Library
Mengejar Impian

Mengejar Impian

Seru Dodi "Hahaha" Mereka tertawa semua Abdullah mulai kesal dan geram dengan perlakuan yang mereka lakukan padanya "Sudah, lu mending pergi aja dari sini! Mengganggu kenikmatan saja" Kata Rendi yg sedikit agak teler "Hei manis, yuk kita bermain" "Aww tidak,, tolong! Tolong! " Teriak wanita yang sedang terpojokkan oleh empat lelaki ganas
103.1K viewsOngoingAdded to Library 114 Times as meri meri
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status