Terjerat Pesona Mama Temanku
seru Meri sambil tertawa keras, matanya berkilat penuh godaan.
Nada suaranya jelas bercanda, tapi Sarah merasa seluruh darahnya mengalir ke wajah, membuatnya memerah seketika.
“Mer, lo ngomong apaan sih? Nggak ada apa-apa sama Adit. Sumpah,” jawab Sarah cepat, mencoba mengelak dengan air muka merah padam.
Namun, Meri tak mudah dibohongi. Tatapan tajam penuh rasa ingin tahu yang terpancar dari mata sahabatnya itu membuat Sarah tahu bahwa Meri sudah menduga sesuatu.