Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Arimbi

Arimbi

Jelas Ratih. Tidak langsung menjawab Leo malah memutar bola matanya, tidak peduli. Leo lebih mementingkan kondisi perutnya daripada memikirkan yang tidak bermanfaat. Mengambil roti yang tinggal satu, Leo memakannya dengan lahap, mengabaikan tatapan Ratih. Selama bersahabat dengan Sultan, mereka tidak pernah bermasalah, jadi kerenggangan saat ini adalah rekor terbaru dalam sejarah.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 126 Times as mie ribut
Read
+Library
Raibnya Kembang Desa Kami

Raibnya Kembang Desa Kami

"Panas, Neng, biar teduh hehe ...." "Si Mang, mah. Sinar matahari pagi bagus, lho, Mang." Anggi bersemangat memilih roti-roti hangat berbagai rasa yang murah meriah harganya. Roti-roti mungil berwarna coklat mengkilap dikemas cantik tak kalah dengan roti berharga mahal. Salah satu kenikmatan hidup di desa. Dengan harga dua puluh ribu saja bisa dapat sepuluh roti.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as mie ribut
Read
+Library
Renggali

Renggali

Aku dikejutkan oleh ponselku yang berdering. “Siapa yang mengirim pesan ini.” Namun! Pesan itu malah membuat aku semakin bertambah sakit hati? Belum cukup dengan semua ini. Hati ini terasa sesak tidak karuan. Seolah dunia berhenti berputar? Hanya untuk menertawakan keadaanku. “Maaf kan aku Riska? Aku bukanlah orang yang mampu mengubah racun menjadi madu? Karena aku tidak bisa mengubah cinta kita, yang bahkan jauh dari kata, RESTU.”
102.7K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as mie ribut
Read
+Library
RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

RAMBUT BASAH SETIAP PULANG KERJA

Alda tersenyum, setelah mendapat informasi dari Rian. Tidak lama kemudian, mereka tiba di butik, setelah mobil terparkir, keduanya beranjak turun dan melangkah masuk ke dalam butik. Riyanti langsung menuju salah satu pegawai untuk mengambil baju yang ia pesan sebelumya. "Jadi berapa?" tanya Riyanti. "Delapan ratus lima puluh ribu, Bu," jawabnya. "Ini, Mbak." Riyanti menyerahkan sembilan lembar uang seratus ribuan.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 249 Times as mie ribut
Read
+Library
Rahasia Hati Mafia Dingin

Rahasia Hati Mafia Dingin

Ruby menatapnya sambil memiringkan kepala dengan ekspresi menggemaskan yang tak bisa ditolak. Nio akhirnya menghela napas dan tersenyum miring. “Baik. Satu gigitan.” Mereka pun mendekati stan dan membeli satu porsi. Ruby menyuapi Nio lebih dulu. “Coba ini,” ucap Ruby sambil mengarahkan sendok kecil berisi roti manis, lelehannya menetes sedikit. Nio mendekat pelan, lalu membuka mulut dan menggigit. Matanya langsung menyipit. “Rasanya… aneh.”
104.6K viewsCompletedAdded to Library 136 Times as mie ribut
Show Reviews (17)
Read
+Library
SAMBI🏝GEMBUK
lalu yg pantas untuk ruby pria seperti apa Nio... jangan begitu lah. semua orang punya masa lalu semua orang punya kisah kelam bolehh dulu jadi bajin94n. tapi yg penting sekarang dan ke depannya bisa merubah diri memantaskan diri menjadi lebih baik nio
bian cilla
ceritanya menarik recommended buat di baca kisahnya penuh misteri dan bikin penasaran endingnya apakah perjalanan sang mafia bisa bersatu dengan sang wanita yang datang di hidupnya menerima apa adanya????
Read All Reviews
Mandul

Mandul

tanya Riri dengan frustasi. "Tidak bisa. Lihat di notanya." Riri segera mencari nota itu. Dibawah nominal yang harus dibayar tertera sebuah tulisan. Barang yang telah dibeli tidak dapat dikembalikan. Astaga! Riri semakin frustasi. Tidak pernah seumur hidupnya ia mempunyai perhiasan sebegitu mahalnya. Selama bersama Ayus, iapun hanya mampu menabung kurang lebih 50 juta di tabungan. Sedangkan uang cash, ia hanya memegang seperlunya saja.
105.0K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as mie ribut
Read
+Library
Berebut Pantas

Berebut Pantas

doa Arash. Jumlah tayangan video ulasan Kue Cucur yang kemarin Arash unggah sudah cukup menggembirakan hati. Nyatanya, ada yang lebih menggembirakan lagi, yakni tayangan video singkat ketika Arash menyeruput es tebu di depan kedai kopi. “Wow, view dan like-nya bisa sebanyak ini? Amazing!” seru Arash lantaran tidak menyangka keisengannya akan berbuah luar biasa.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as mie ribut
Read
+Library
Wanita Rebutan

Wanita Rebutan

KREAK KRIUK Perutnya sudah mulai mengamuk. Anya terkekeh seorang diri. Tak biasanya ia merasakan lapar yang berat seperti saat ini. Untungnya ia membawa tas ransel yang didalamnya berisi beberapa makanan siap saji. Anya meraih roti tawar dan mulai melahapnya hingga tak tersisa. Kemudian, tangan mulus itu masuk ke dalam tas, mencoba meraih sesuatu. “Dimana air minumanku?”
102.6K viewsCompletedAdded to Library 91 Times as mie ribut
Read
+Library
Pembalasan Rita

Pembalasan Rita

Arka juga sudah tampak lebih segar setelah sehari semalam tidur di rumah Rita. "Kamu sudah tampak lebih segar." Rita bangkit seraya merapatkan cardigannya dan menghampiri Arka. "Dan aku lapar. Aku benar-benar butuh makanan padat sekarang." "Sudah ku bilang bukan. Seledri bagus untukmu. Makanya kamu cepat sehat." "Seledri?" "Iya. Kamu nggak sadar di dalam jus kiwi, jeruk dan wortel yang aku berikan bercampur dengan seledri?"
7.3K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as mie ribut
Read
+Library
Rumput Tetangga

Rumput Tetangga

jawab Rania seadanya. "Nah iya maksud Mbok. Mbok mah nggak pernah ke sana, jangankan ke sana. Tempatnya aja mbok nggak tau," jelas Mbok Iyem. "Telus mbok pelna libulan ke mana aja?" Selain cerewet, Ruby juga termasuk anak yang selalu ingin tahu akan hal-hal baru. "Hmmm, Mbok mah kalo liburan ya paling-paling waktu muda ke pantai atau nggak ya mentok-mentok di sungai hehehe."
2.3K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as mie ribut
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status