Tumbal Purnama
"Karena aku tidak ingin kehilanganmu. Aku tahu kau pantas tahu kebenarannya, dan aku harus jujur sebelum semuanya menjadi lebih buruk."
Arga menghela napas panjang, mengusap wajahnya. "Lalu, bagaimana denganmu? Apakah kau juga terlibat dalam kutukan ini?"
Anandia mengangguk pelan. "Ya, aku juga terlibat. Dan kutukan itu mulai menunjukkan tanda-tandanya padaku."
Arga terdiam beberapa saat, lalu bertanya, "Tanda-tanda seperti apa?"
Anandia menjawab dengan suara pelan, "Aku sering bermimpi buruk, seperti terjebak di tempat gelap. Kadang aku merasa ada sesuatu yang mengikutiku, meskipun aku tidak bisa melihatnya."
Hot Chapters