Kehidupan Setelah Perpisahan
Suaranya nyaris tak terdengar saat berkata, “Aku... disekap, Ma.”
Endang membeku. Hatinya seolah diremas, tidak percaya mendengar kata-kata itu. “Apa? Disekap?”
Dinda mengangguk pelan dan mulai menceritakan malam penuh mimpi buruk itu. “Aku diculik, Ma. Aku nggak tahu siapa pelakunya. Aku cuma ingat tiba-tiba aku terbangun di sebuah ruangan yang tidak aku ketahui, dan sepi sekali. Aku merasa tubuhku sakit dan kepalaku pusing. Aku berusaha mencari jalan keluar. Waktu ada kesempatan untuk kabur, aku ambil apa saja yang bisa aku gunakan... Aku memukuli orang itu, ma. Aku tidak tahu, apa orang itu masih hidup apa tidak." suaranya tersendat, “... ma, kalau orang itu mati, apa aku dicap sebagai pe
Hot Chapters