Mertua Bengis dan Pilih Kasih
Namun, ketika kudengar dia menyebut nama Ami, segera saja kupasang telingaku lebar-lebar, kudengarkan dialog mereka.
"Bang! Ami siapa sih? Kok Abang janjian sama dia besok sore?" tanyaku penasaran.
"Ami temen kerja baru, tepatnya partner, Abang bantu project dia, katanya besok sore mau ketemu klien, Abang harus bantu buatkan program buat dia, kalau berhasil, Abang juga dapat cuan!" jelasnya tersenyum.
"Ooh, gitu? Partber apa partner nih, Bang? Yang namanya Ami cantik gak sih?" tanyaku menyindir.
Hot Chapters