Demi Pernikahan yang Bahagia
Ia sempat berpikir itu hanya mual biasa, seperti yang belakangan kadang datang di pagi hari lalu hilang setelah ia minum air hangat atau makan sedikit biskuit.
Namun pagi itu, tubuhnya seperti punya rencana lain.
Begitu ia mencoba duduk di tepi tempat tidur, rasa mual itu datang lebih kuat. Bukan sekadar tidak nyaman, melainkan gelombang yang membuat dadanya sesak dan kepalanya terasa ringan. Yusallia buru-buru menutup mulut dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menekan kasur agar tubuhnya tidak limbung.
ตอนยอดนิยม