Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Aku Butuh Dibela, Suamiku Malah Diam

Saat Aku Butuh Dibela, Suamiku Malah Diam

Ibu Bagas sedang di dapur, dan Sintya tengah duduk di ruang tengah menonton sinetron sambil makan keripik. Pintu dibuka oleh ART. Seorang pria tinggi dengan raut tegas berdiri di sana, mengenakan jaket kulit dan membawa ransel. “Loh… Mas Rafi?” ucapnya nyaris tercekat, suaranya menggambarkan keterkejutan yang tak bisa disembunyikan. Rafi mengerutkan dahi, heran dengan reaksi ART yang tampak gugup. “hallo mba apa kabar ?annisa ada di dalam mba?”
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
 CINTA DI BALIK BENCI

CINTA DI BALIK BENCI

Di sebelahnya, Arini tersenyum sambil memandangi bunga-bunga yang mulai bermekaran. “Kamu tahu nggak, Rak? Taman ini selalu ngingetin aku sama masa kecil kita,” kata Arini dengan nada riang. Raka tersenyum kecil. “Iya, aku juga. Dulu kita sering banget main di sini, ya?” Arini mengangguk. “Aku masih inget waktu kamu nangis gara-gara jatuh dari ayunan,” candanya. Raka tertawa pelan. “Kamu selalu inget hal-hal yang bikin aku malu, ya?”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
Pesona Tuan Argantara

Pesona Tuan Argantara

Istilah nya kalau orang-orang nyebut sekarang 'DUREN' duda keren. Aku berani jamin, nggak akan ada yang percaya kalau umur nya om Arga itu 35. Kalau dia nggak bilang. "Liat deh Bell. Kayak nya mata mereka udah Rabun. Masa liat orang kayak Radit aja, sampe sebegitu nya. Udah kayak liat artis terkenal," bisik Rania di telingaku. "Mungkin nggak pernah liat cowok ganteng kali," aku pun tertawa setelah mengatakan itu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
Mak comblang with the boss

Mak comblang with the boss

"Coba saja kalau kau bisa melemparnya, kau saja bahkan tampak tak kuat memegang bantal itu." Reva yang semakin marah mendengarnya pun langsung melemparkan bantal itu dengan sekuat tenaganya, dan-meleset. Artan tertawa terbahak-bahak karena bantal itu mala terlempar mengenai pintu. "Hahaha, makanya badan jangan pendek kecil gitu dong. Kurus kering seperti tulang dibalut kulit doang." ejek Artan menertawai Reva.
811.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 460 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

Yang di anggukan oleh Afkar. Afkar beranjak dari duduknya kemudian berjalan keluar meninggalkan Radian dan Ibu panti, mungkin memang sesuatu yang penting pikir Afkar .ia berjalan melihat-lihat sekeliling banyak anak kecil yang sedang bermain. "Kakak " seorang anak kecil memanggilnya Afkar melihat anak perempuan memakai kerudung sekitar umur 4 tahun.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
CINTA YANG HILANG

CINTA YANG HILANG

tanyanya panik. Yutta mengangguk kecil seraya menarik tipis ujung bibirnya. Sebisa mungkin Yutta menyembunyikan kesedihannya, ia tidak mau membuat Mamah mertuanya itu khawatir. “Ya sudah, ayo kita pulang,” ajak Papah Wijaya langsung diangguki oleh mereka.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
Surat Kecil Dari Mama

Surat Kecil Dari Mama

Gadis itu berlari dan menyerahkan gambaran hasil karyanya itu pada Karlina. "Tante Mama, ini buatan Yara. Bagus nggak?" tanya Yara memperlihatkan gambarannya. Karlina meneliti gambaran itu, ada bunga rumah kecil satu anak kecil yang Karlina pikirkan adalah Yara dan dua orang wanita yang menggandengnya. Seolah mengerti tatapan Karlina yang terlihat bingung, Yara pun berkata. "Yang tengah Yara, ini Tante Mama dan yang ini Mama Yara," kata Yara menunjuk orang yang terdapat di gambar tersebut.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

“Ya ampun, Artha…” Semua kembali tertawa, tapi dalam hati Ayudia merasa begitu berharga. Setelah semua masuk tidur, Ayudia dan Arthayasa kembali duduk berdua di ruang tamu. Lilin kecil menerangi wajah mereka. “Ayu,” kata Arthayasa pelan, “aku ingin kita segera membangun rumah kita sendiri. Rumah kecil, sederhana, tapi penuh cinta.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
JIKA CINTA INI SALAH

JIKA CINTA INI SALAH

ucap Gayatri. "Sekalian aku bawa oleh-oleh dari Yogya, Yu. Kapan hari kita sama kolega papamu kan ada jalan-jalan ke Yogyakarta, makanya aku ingin bawakan ini untukmu. Kamu lagi hamil, Mama kepikiran kamu pingin ini, itu." Artika menyerahkan bingkisannya. "Terimakasih, Ma. Sudah mikirin Ayu. Tapi, apa ghak kebanyakan, Ma,.. ini?"
1015.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
Ditikam CInta 2

Ditikam CInta 2

Tanya Chika Hito mengubah duduknya dan ia menatap kearah Chika, “Kau Tahu E Malik Art Studio adalah Studio ternama di Indonesia dan Di Dunia, aku ingin Kau juga membuat Galery Seni seperti itu dimana Aarav berada di Dalamnya.” ujar Hito Chika terdiam mendengar usulan Hito, “Tuan Hito, membuat Galery Lukis tidaklah mudah, dan kau tahu Perusahaanku tidak ada fashion kesana.” Ujar Chika
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai my little artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status