MENGEJAR CINTA ISTRI YANG KUABAIKAN
"Tante yakin Mama Navya pengen ketemu kamu sekarang. Dia pasti kangen sama anaknya yang ganteng ini."
Axel mengangkat wajahnya, masih tampak ragu. "Tapi ... aku takut, Tante. Aku takut Mama sedih kalo lihat aku."
Cindy tersenyum penuh pengertian. "Mama Navya nggak akan sedih, Sayang. Justru kalo kamu ada di sana, Mama kamu pasti merasa lebih kuat. Kan kamu itu superhero-nya Mama."
Axel menatap Cindy, seolah mencoba menilai apakah kata-kata itu benar adanya. Setelah beberapa detik, dia mengangguk pelan, meskipun masih ada sedikit keraguan di wajahnya.